Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Masa Karantina Perjalanan Internasional Berubah, Ini Penjelasannya

Kamis, 25 November 2021 | 20:52 WIB
Hendro Situmorang

JAKARTA, investor.id  - Aturan karantina terhadap pelaku perjalanan luar negeri terus berubah dari waktu ke waktu, awalnya 14 hari, angka ini disebut sebagai gold standard. Namun kemudian turun menjadi 8 hari, lalu ada aturan 5 hari, dan terakhir 3 hari.

"Penyusunan kebijakan pelaku perjalanan yang baik adalah sensitif dan spesifik memperhatikan tidak hanya kondisi terkini dari negara Indonesia saja. Namun juga negara asal kedatangan pelaku perjalanan," kata Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menjawab pertanyaan dari Beritasatu.com saat konferensi pers virtual, Kamis (25/11/2021).  
 
Wiku pun menjelaskan apa saja yang menjadi perhatian dalam menentukan durasi karantina pelaku perjalanan Internasional.

“Hal-hal yang diperhatikan oleh pemerintah dalam menentukan pengaturan skrining pelaku perjalanan internasional, termasuk durasi karantina diantaranya kondisi kasus di asal dan tujuan negara, cakupan vaksinasi kepadatan arus perjalanan dan persiapan sarana dan prasarana protokol kesehatan di negara tujuan,” ungkap dia.

Sementara itu, Wiku menegaskan bahwa selama pandemi Covid-19 berlangsung 2 tahun ini, Indonesia telah belajar dan siap untuk adaptif dalam penanganan Covid-19 termasuk salah satunya terkait karantina pelaku perjalanan internasional.

“Selama kurang lebih 2 tahun hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19, Indonesia sudah banyak belajar. KIni Indonesia sudah lebih siap secara teknis serta sarana dan prasarana, sehingga menyesuaikan dengan itu maka pemerintah melakukan pengendalian Covid-19 yang adaptif termasuk penyesuaian durasi karantina dari waktu ke waktu,” pungkas Wiku.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN