Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Robert Simbolon. (Foto: Dok. BNPP)

Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Robert Simbolon. (Foto: Dok. BNPP)

Difasilitasi BNPP,

Masyarakat Desa Terdepan Sambas Jadi Bagian Pertahanan Perbatasan

Sabtu, 4 Juni 2022 | 14:00 WIB

SAMBAS, investor.id - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) memfasilitasi pemberdayaan masyarakat desa terdepan perbatasan negara sebagai bagian sistem pertahanan keamanan.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 90 orang masyarakat desa terdepan di Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat dibekali materi terkait pertahanan dan keamanan negara pada 1-3 Juni 2022.

Advertisement

Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara, Robert Simbolon, menyampaikan 90 orang masyarakat desa terdepan tersebut terdiri atas kepala desa, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), anggota Polri dari Polsek, personil TNI dari Komando Rayon Militer (Koramil) dan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas), personil Pemda Kabupaten dan Kecamatan, yang berasal dari 7 desa terdepan di dua kecamatan lokasi prioritas di Kabupaten Sambas yakni Kecamatan Paloh dan Kecamatan Sajingan Besar.

Ia menjelaskan, kegiatan pembekalan terhadap masyarakat desa terdepan sebagai bagian sistem hankam telah dilaksanakan sejak tahun 2020 yang lalu. Pembekalan dimaksudkan untuk menjadikan masyarakat desa terdepan sebagai mitra kerja aparat keamananan negara dalam mewujudkan perbatasan negara yang aman dan tertib.

"Pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk membekali tokoh-tokoh masyarakat desa dan perwakilan aparat dari Pemerintah Desa Terdepan dan Kecamatan Lokasi Prioritas mengenai pengelolaan batas wilayah negara, khususnya terkait dengan penjagaan dan pemeliharaan tanda batas negara seperti patok/pilar batas negara, serta pemantauan situasi perlintasan antarnegara, khususnya pada titik-titik perlintasan tidak resmi," ujar Robert, Jumat (3/6).

Robert mengungkapkan kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, dengan jumlah peserta yang sama yakni 90 orang.

Ia menuturkan BNPP telah menyiapkan narasumber dan fasilitator yang terdiri dari Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Asisten Deputi Batas Darat BNPP; Ditjen Pemdes Kementerian Dalam Negeri; Mabes TNI; Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Kalimantan Barat; Dinas PMD Provinsi Kalimantan Barat; Sekretariat Daerah Kabupaten Sambas; serta Dinas Sosial dan PMD Kabupaten Sambas.

Adapun materi yang diberikan pada pembekalan ini adalah dinamika kelompok, perkenalan, dan pengorganisasian peserta; kebijakan dan program pengelolaan batas wilayah negara; peran Pemda Provinsi, Pemda Kabupaten, dan Pemdes dalam Pengelolaan Batas Wilayah Negara (berdasarkan UU 43/2008 tentang Wilayah Negara, UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, dan UU 6/2014 tentang Desa); peran lembaga kemasyakatan desa dalam mendukung pengamanan perbatasan negara melalui penjagaan dan pemeliharaan tanda batas negara; Kunjungan Lapangan dalam rangka pengenalan Patok/Pilar Batas Negara; dan Penyusunan Rencana Kerja/Tindak Lanjut.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : PR

BAGIKAN