Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wali Kota Bogor Bima Arya

Wali Kota Bogor Bima Arya

Melonjak! 103 Pasien Covid-19 Dirawat Kota Bogor

Senin, 24 Januari 2022 | 11:43 WIB
Vento Saudale

BOGOR, investor.id  - Jumlah pasien positif Covid-19 dirawat Kota Bogor naik dan saat ini sudah mencapai 103 pasien. Jumlah 100 pasien dirawat terakhir terjadi pada Agustus 2021.

Dalam satu pekan terakhir, kasus Covid-19 Kota Bogor naik drastis dengan rata-rata 10 kasus baru setiap hari.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Bogor, dengan penambahan 22 kasus baru pada Minggu, (23/1/2022), jumlah akumulatif pasien yang dirawat sebanyak 103 orang.

Sehari sebelumnya, Sabtu (22/1/2022), dengan penambahan 36 kasus baru, pasien positif yang dirawat sebanyak 82 orang.

Sedangkan, beberapa hari sebelumnya Selasa (18/1/2022) dilaporkan hanya ada penambahan 2 kasus baru, 1 kasus meninggal, dan nol pasien positif sembuh dengan 10 pasien positif dirawat.

Pascapuncak kasus saat PPKM 4, Juli lalu, jumlah pasien dirawat di atas 100 terjadi tiga bulan lalu. Pada 29 Agustus 2021 dengan 134 orang dirawat.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut Covid-19 varian Omicron sudah masuk ke wilayahnya.

“Sudah pasti Omicron, ga usah dites lagi pasti Omicron, karena berbulan-bulan landai tiba-tiba lonjakan, ini pasti Omicron,” ungkap Bima Arya, Minggu (23/1/2022).

Meski demikian, Bima Arya menyampaikan, peningkatan kasus jumlah terpapar Covid-19 di Kota Bogor yang terjadi sudah diprediksi pihaknya. Bahkan, ia sudah mengingatkan jajarannya sejak satu pekan terakhir.

Sehingga, saat ini yang akan dilakukan jajarannya adalah bersiaga menghadapi situasi lonjakan yang lebih tinggi dari varian Delta di Kota Bogor.  

“Kita sudah lakukan semuanya antisipatif. Tempat tidur di Rumah Sakit sudah siap dikonversi, pusat isolasi sudah siap diaktivasi, Rumah Sakit perluasan sudah siap, ketersediaan oksigen juga dari jalur distribusinya kita pastikan siap,” kata Bima, Minggu (23/1/2022).

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di rumah sakit, pihaknya akan menyiapkan tempat isolasi mandiri di rumah-rumah warga.

“Tinggal pemantauan kondisi medis dari pasien isolasi mandiri ini yang harus kita siapkan sistemnya, seperti telemedicine kemudian koordinasi Puskesmas dengan rumah-rumah ini yang sangat penting,” tukasnya.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN