Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas

IUDLADHA 1442H,

Menag: Junjung Nilai Kemanusiaan, Jaga Kesehatan di Tengah Pandemi

Senin, 19 Juli 2021 | 13:30 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  - Menteri Agama (Menag)  Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha 1442 H kepada seluruh umat Islam di Tanah Air.

Menurut Menag, Iduladha mengingatkannya pada pesan penting Rasulullah Saw saat menyampaikan khutbah wukuf pada Haji Wada’, 14 Abad silam. Pesan itu sarat dengan nilai-nilai kemanusiaan.

"Wahai manusia sesungguhnya darahmu, hartamu, dan harga dirimu terjaga dan termuliakan. Tidak boleh ditumpahkan darahnya, tidak boleh diambil hartanya, tidak boleh dirusak harga dirinya. Sebagaimana mulianya hari Arafah, sebagaimana mulianya bulan Zulhijjah, sebagaimana mulianya al Haramain," ujar Menag mengenang pesan yang disampaikan Rasulullah dalam keterangan persnya, Senin (19/7/2021).

Menurut Menag, pesan Arafah sangat jelas menunjukkan bahwa Islam sangat menjunjung nilai kemanusiaan.  Ia menambahkan atas alasan kemanusiaan juga, pemerintah tahun ini kembali memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji, menjaga jiwa dan keselamatan mereka di tengah pandemi Covid-19.

Selain itu, pemerintah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat pada Iduladha 1442 H, karena angka positif harian Covid-19 masih meningkat.

“Mari junjung nilai kemanusiaan, jaga kesehatan di tengah pandemi. Tetap berada di rumah menjadi bagian ikhtiar kita bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” paparnya.

Menag mengajak umat Islam manfaatkan momentum Iduladha untuk mengagungkan asma Allah melalui takbir dan tahmid, bersyukur atas segala nikmat.  Selain itu, ia juga mengajak umat menjadikan Iduladha di masa pandemi ini untuk "wukuf", merenung keberadaannya sebagai makhluk kecil dan lemah.

“Tidak sepantasnya kita sombong dan menyombongkan diri. Tetap berikhtiar mengatasi pandemi lalu bertawakal. Jauhkan segala sifat caci maki dan saling menyalahkan. Mari bergandengan tangan, berupaya lahir dan batin agar pandemi ini bisa segera berakhir,” tuturnya.

“Karena masih pandemi, mari optimalkan beribadah di rumah dan ber-Iduladha dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan disiplin 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN