Menu
Sign in
@ Contact
Search
Mendagri Tito Karnavian saat memimpin Rakor bersama Gubernur Kaltim Isran Noor, bupati/wali kota se-Kaltim, beserta sejumlah jajaran DPRD setempat yang khusus membahas pembangunan IKN tersebut berlangsung di Balai Kota Balikpapan, Kamis (17/2/2022). Foto: Puspen Kemendagri

Mendagri Tito Karnavian saat memimpin Rakor bersama Gubernur Kaltim Isran Noor, bupati/wali kota se-Kaltim, beserta sejumlah jajaran DPRD setempat yang khusus membahas pembangunan IKN tersebut berlangsung di Balai Kota Balikpapan, Kamis (17/2/2022). Foto: Puspen Kemendagri

Mendagri Minta ASN Ubah Budaya Kerja Lebih Profesional

Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:27 WIB
Lenny Tambun (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id -  Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) mengubah budaya kerja ke arah yang lebih profesional. Sebab, di tengah keterbukaan informasi dan kemajuan teknologi, masyarakat dapat mengawasi kinerja ASN dalam pelayanan.

Apalagi, kata Tito, saat ini kekuasaan berada di tangan rakyat. Salah satunya, ditunjukkan melalui sistem demokrasi yang menerapkan pemilihan langsung, baik dalam proses pemilihan legislatif maupun eksekutif. Oleh karena itu, ASN perlu memiliki budaya kerja profesional dan transparan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca juga: Jokowi Tunjuk Mendagri Tito Jadi Menteri PAN-RB Ad Interim

"Kalau pelayanan bisa dipermudah jangan dipersulit, jangan dibalik-balik," kata Tito Karnavian saat memberi arahan kepada ASN Kabupaten Sijunjung yang berlangsung secara hybrid dari Kantor Bupati Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (9/8/2022).

Selain itu, lanjut Tito, kini, sistem demokrasi semakin terbuka. Hal ini ditandai dengan menguatnya peran DPR yang menjadi penyeimbang dari kerja pemerintah. Tak hanya itu, peran media massa juga semakin kuat, bahkan menjadi pilar keempat demokrasi setelah eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Penguatan juga dialami oleh organisasi kemasyarakatan.

“Sistem demokrasi yang semakin terbuka ini juga didukung dengan kemajuan teknologi informasi yang membuat situasi lebih transparan,” ujar Titp Karnavian.

Kondisi ini juga memberikan peluang bagi masyarakat dalam menyampaikan berbagai pendapat, termasuk mengomentari kinerja ASN. Bahkan, masyarakat bisa mengirimkan pendapatnya secara langsung kepada kepala daerah maupun pemimpin lainnya. Hal ini, kata Mendagri, perlu menjadi perhatian bagi ASN dalam menjalankan tugas.

"Kita harus mengubah working culture kita, budaya kerja yang lebih hati-hati dan profesional," tegas Tito Karnavian.

Ia memberikan contoh tindakan yang tidak boleh dilakukan ASN saat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya meminta imbalan saat memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Di tengah kemajuan teknologi, perilaku tersebut dapat direkam oleh masyarakat melalui ponsel. Apabila rekaman tersebut tersebar luas, maka tindakan ASN itu menjadi viral dan berujung pada penindakan tegas.

"Sangat mudah, komplain bisa dilakukan dengan cepat, kalau dulu enggak (mudah), dulu harus lapor sini, lapor situ," terang Tito Karnavian.

Baca juga: Jokowi Terbitkan Keppres 4/2022 Cuti Bersama ASN Tahun 2022

Dijelaskannya, dalam menyampaikan pendapatnya, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal. Hal itu bisa dilakukan dengan mengirimkan langsung kepada pejabat ataupun media massa. Apabila tak memiliki akses ke keduanya, masyarakat juga bisa menyebarkan pendapatnya melalui media sosial.

“Peran media sosial ini perlu diperhatikan karena ke depan akan mendominasi pengaruh kepada publik,” ungkap Tito Karnavian.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com