Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim saat melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (6/4/2021). Foto: Kemdikbud

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim saat melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (6/4/2021). Foto: Kemdikbud

Mendikbud Pastikan Percepatan Vaksinasi Guru di Daerah

Kamis, 8 April 2021 | 13:51 WIB
Natasia Christy Wahyuni

BALIKPAPAN, investor.id   – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim melakukan kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Selasa (6/4/2021) untuk memastikan vaksinasi Covid-19 kepada guru/pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) bisa dipercepat agar terjadi akselerasi pembelajaran tatap muka terbatas.

Jumlah PTK yang telah menerima vaksinasi disadari masih minim, sebaliknya pemerintah menargetkan 5,5 juta guru selesai divaksinasi sampai akhir Juni nanti.

“Dengan vaksinasi PTK kota Balikpapan secara lengkap, satuan pendidikan dapat segera memberikan opsi pembelajaran tatap muka terbatas sesuai SKB 4 Menteri. Tidak perlu menunggu tahun ajaran baru untuk memulai pembelajaran tatap muka terbatas,” kata Nadiem lewat siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (8/4/2021).

Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 yang diumumkan Selasa (30/3/2021) menyatakan setelah PTK menerima vaksinasi secara lengkap, pemerintah pusat/pemerintah daerah kantor/kantor wilayah Kemenag mewajibkan satuan pendidikan untuk memberikan layanan pembelajaran tatap muka terbatas dan layanan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Namun, sejauh ini satuan pendidikan yang sudah atau dalam proses pembelajaran tatap muka terbatas meskipun PTK belum divaksinasi, tetap diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas selama mengikuti protokol kesehatan dan sesuai izin pemerintah daerah.

Menurut mendikbud, salah satu tantangan terbesar PJJ adalah murid tidak bisa ke sekolah untuk berinteraksi dengan guru dan teman-temannya. Menurutnya, manfaat pembelajaran tatap muka meskipun dilakukan terbatas tetap saja tidak bisa digantikan oleh PJJ.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemda, warga satuan pendidikan, dan seluruh pihak yang terus bahu membahu memastikan prinsip kesehatan, keselamatan, dan tumbuh kembang anak berjalan semaksimal mungkin,” kata Nadiem.

Dalam kunjungan itu, mendikbud juga menyaksikan penyerahan bantuan sumbangan biaya pendidikan (SPP) dari pemerintah kota Balikpapan kepada sekolah swasta yang terdampak Covid-19. Sebanyak 6 sekolah jenjang SD/MI dan SMP/MTs yang menerima bantuan sekitar Rp 1,2 miliar.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN