Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. (Foto: Antara)

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim. (Foto: Antara)

Mendikbudristek: Keluarga Berperan Penting dalam Pendidikan Karakter Anak

Jumat, 8 Juli 2022 | 20:56 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa pendidikan karakter bukan hanya tugas para guru di sekolah, tetapi keluarga yakni orang tua di rumah.

Menurut Nadiem, perilaku yang baik dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila perlu menjadi kebiasaan, dan kebiasaan itu harus mulai dibangun sejak dini, mulai dari rumah.

“Saya berpesan kepada ibu dan bapak orang tua agar terus menjadikan lingkungan rumah sebagai ruang belajar yang aman untuk anak-anak kita,” ucap Nadiem baru-baru ini.

Sebagaimana diketahui, Nadiem menyampaikan hal tersebut saat berdialog bersama orang tua siswa saat membuka Festival Generasi Pancasila.

Festival Generasi Pancasila ini mengusung tema “Pelajar Pancasila Bangga Punya Pancasila” tersebut bertujuan guna memperkuat karakter Pancasilais yang dibangun sejak dari lingkungan keluarga.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pusat Penguatan Karakter (Puspeka), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk menyemarakkan peringatan Hari Lahir Pancasila, Hari Keluarga Nasional, dan Hari Anak Nasional.

Melalui Festival Generasi Pancasila, Kemendikbudristek menekankan kembali pentingnya keterlibatan aktif orang tua dan keluarga dalam mewujudkan Pelajar Pancasila yang bangga dengan Pancasila dan siap menjadi pemimpin bangsa Indonesia di masa depan.

Pada kesempatan sama, Mendikbudristek Nadiem berharap generasi muda di Indonesia tidak hanya mengetahui enam profil Pelajar Pancasila, tetapi bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, sepanjang waktu, sepanjang hayat.

“Saya tidak ingin adik-adik cuma bisa menghafal Pancasila, karena yang lebih penting adalah adik-adik paham mengapa penting sekali bagi kita untuk memiliki dan menerapkan semua profil itu, serta menjadi Pelajar Pancasila,” tuturnya.

Adapun enam nilai yang membangun Profil Pelajar Pancasila meliputi beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; bergotong royong; mandiri; bernalar kritis; serta kreatif.

Lebih lanjut, Nadiem bahwa keenam profil Pelajar Pancasila dapat menjadi bekal semua generasi muda untuk menggapai cita-cita di masa depan, sesuai dengan minat dan potensi masing-masing.

Oleh karena itu, Nadiem berpesan agar anak-anak Indonesia terus bersemangat untuk belajar dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebab kecerdasan akademik yang dipadukan dengan karakter yang kuat itulah yang akan membantu adik-adik melangkah ke masa depan dan menghadapi semua tantangan. Dengan menjadi Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter, saya yakin adik-adik akan mampu melewati semuanya,” ucapnya.

Sementara itu, Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbudristek, Franka Makarim mengatakan perlunya generasi muda untuk memiliki jiwa Pelajar Pancasila.

Ia menuturkan keenam profil Pelajar Pancasila merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan, sehingga untuk menjadi Pelajar Pancasila dan menggapai cita-cita, anak-anak perlu memiliki dan mengembangkan keenam profil tersebut.

“Semoga semangat dalam menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila akan terus terjaga sehingga adik-adik terus berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari, sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Selalu ingat bahwa tidak ada mimpi yang tidak mungkin selama kita menjadi Pelajar Pancasila,” ucapnya.

Untuk itu, Franka berharap generasi penerus bangsa dapat belajar dengan baik ketika masih sekolah dan menjadi sosok yang sukses di masa depan.

“Dengan menjadi Pelajar Pancasila yang cerdas berkarakter, tidak ada cita-cita yang tidak mungkin, tidak ada mimpi yang tidak bisa digapai. Terus semangat untuk kalian semua,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti juga berpesan kepada para pelajar untuk menggali potensi dari minat dan ketertarikan masing-masing.

“Apa yang diminati, apa yang disukai, pelajari, dalami ilmunya lebih dalam lagi. Didasari dengan rasa suka, kita akan menikmati proses belajarnya dan menjadi bahagia ketika mengerjakan itu. Sehingga apa yang kita cita-citakan pun bisa tercapai,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Puspeka Hendarman dalam laporannya menyatakan Festival Generasi Pancasila bertujuan untuk menyebarluaskan dan memperdalam pemahaman peserta didik jenjang PAUD hingga SMA/SMK dan keluarga tentang profil Pelajar Pancasila.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mendorong implementasi penguatan karakter berbasis profil Pelajar Pancasila kepada lebih dari 2.500 peserta yang terdiri dari peserta didik jenjang PAUD hingga SMA/SMK serta orang tua dan keluarga di seluruh Indonesia.

Editor : Jayanty Nada Shofa (JayantyNada.Shofa@beritasatumedia.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com