Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: BSTV

Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: BSTV

Menkes: Cakupan Vaksinasi Tembus 500 Ribu Per Hari

Senin, 31 Mei 2021 | 21:45 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -- Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa cakupan vaksinasi Covid-19 secara nasional berhasil menembus angka 500 ribu per hari.

Cakupan itu sejalan dengan upaya pemerintah untuk mempercepat guliran vaksinasi Covid-19 agar tercapai kekebalan komunal (herd immunity) yang menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia.

“Kita sudah kembali menyentuh angka 500 ribu per hari vaksinasinya. Alhamdulillah, bulan ini kita memiliki stok yang ada di tangan sekitar 20 juta dosis vaksin. Jadi kalau dibagi 30 hari mampu lah kita menyuntik sebanyak 500-650 ribu suntikan per hari,” kata Menkes usai mengikuti Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (31/5/2021).

Menkes optimistis dengan cakupan mencapai 26,9 juta dosis pada 30 Mei 2021 vaksinasi segera mencapai 27 juta dosis. “Vaksinasi insya Allah hari ini, mungkin akan tembus 27 juta vaksinasi,” ujarnya.

Menkes juga meminta agar jajaran pemerintah di daerah terus mempercepat laju vaksinasi di wilayah masing-masing. Dalam pelaksanaan, ia juga meminta untuk memprioritaskan masyarakat kelompok lanjut usia (lansia) berumur 60 tahun ke atas yang memiliki risiko tinggi jika terpapar Covid-19.

“Saya minta kepada seluruh gubernur, kepala daerah, bupati, wali kota untuk segera mempercepat program vaksinasinya. Tolong dipastikan itu diprioritaskan kepada Lansia. Kalau kita bisa prioritaskan vaksinasi ke lansia insyaallah yang masuk rumah sakit akan jauh berkurang, insya Allah yang wafat juga akan banyak berkurang,” ujarnya.

Vaksinasi yang dilaksanakan kepada tenaga kesehatan juga mampu mengurangi risiko keparahan pada kelompok masyarakat yang rentan terpapar Covid-19.

“Saya juga mengucapkan terima kasih khusus kepada para tenaga kesehatan. Saya sampaikan juga tadi ke Bapak Presiden. Contohnya, di Kudus sudah 140 tenaga kesehatan juga terekspos ke Covid-19. Untungnya mereka sudah divaksinasi sehingga sebagian besar adalah OTG (orang tanpa gejala), dan mudah-mudahan yang terkena akan bisa lebih cepat sembuh karena antibodinya sudah terbentuk,” ujarnya.

Seiring digulirkannya vaksinasi, Menkes juga kembali mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan untuk mengurangi risiko penularan pandemi.

“Imbauan saya kepada masyarakat, tolong bantu teman-teman kesehatan kita ini yang sudah berkorban untuk melayani kita semua dengan cara itu tadi, tetap disiplin pakai masker. Kalau kita bisa disiplin pakai masker pengurangannya jauh sekali risiko terkenanya,” kata Menkes.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN