Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

Menkes: Scan QR PeduliLindungi Sudah Terintegrasi dengan 15 Aplikasi

Kamis, 7 Oktober 2021 | 14:14 WIB
Hendro Situmorang

JAKARTA, investor.id  - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengumumkan sekaligus meluncurkan kerja sama mitra Scan QR PeduliLindungi dengan 15 aplikasi lain mulai hari ini.

Ini merupakan integrasi fitur QR Code PeduliLindungi dari hasil kolaborasi dengan berbagai platform digital. Upaya ini merupakan bagian dari pemanfaatan teknologi untuk pelaksanaan contact tracing dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Ke-15 aplikasi itu adalah Gojek, Grab, Tokopedia, Shopee, Tiket.com, Loket.com, Traveloka, Dana, Livin' by Mandiri, Cinema XXI, LinkAja!, Goers, Jaki, BNI Mobile, dan M-Cash. Budi mengatakan PeduliLindungi memang digunakan untuk tiga hal utama dalam penanggulangan pandemi.

“Pertama untuk melakukan skrining terutama di 6 aktivitas yang banyak dilakukan oleh masyarakat kita. Skriningnya adalah skrining status vaksinasi dan status tes PCR,” ujar Budi dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/10/2021).

Enam aktivitas yang dimaksud Budi adalah perdagangan, transportasi, pariwisata, kantor/pabrik, keagamaan, dan pendidikan.

“Dengan skrining ini, kita akan mengetahui status kesehatan orang yang akan melakukan semua aktivitas tersebut, khususnya terkait status vaksinasi dan status tesnya seperti apa,” ucap dia.

Setelah skrining, fungsi kedua aplikasi PeduliLindungi adalah fungsi tracing atau pelacakan.

“Dengan adanya QR Code yang kami minta secara disiplin di-scan untuk memulai suatu aktivitas, diharapkan kalau terjadi kasus positif kita bisa dengan sangat cepat mengetahui siapa saja yang ada di tempat itu pada waktu tersebut,” ujarnya dia yang menyatakan hal ini akan sangat membantu proses pelacakan atau tracing.

Fungsi ketiga dari aplikasi PeduliLindungi adalah untuk mendukung implementasi protokol kesehatan, lanjutnya.

“Misalnya kalau kita scan hasilnya hijau, ya kita bisa duduk di rumah makan yang dalam ruangan, satu meja bisa berempat kemudian makannya boleh 90 menit. Tapi kalau kuning atau merah duduknya harus di luar, udara terbuka, satu meja hanya berdua, dan hanya boleh 45 menit,” ungkapnya.

Contoh-contoh fungsi dari aplikasi PeduliLindungi itu dapat dijalankan dan membantu dalam menegakkan protokol kesehatan di berbagai aktivitas sehari-hari. Kerja sama dengan berbagai mitra dapat memperluas cakupan upaya ini.

"Saya berterima kasih pada para mitra karena untuk bisa menjangkau seluruh rakyat kita tidak mungkin kerja sendiri, harus kerja sama-sama. Saya percaya kalau ini jadi gerakan nasional, harusnya kita bisa mengimplementasikan tata cara hidup baru dengan virus ini," ujar Budi Gunadi.

Diakui pandemi ini tidak mungkin selesai cepat tanpa kerjasama. Dikatakan juga pandemi mungkin akan bersama selama tahunan, puluhan tahun, dan masyarakat harus memiliki tata cara hidup yang baru yaitu dengan prokes yang baru. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN