Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu peserta vaksinasi lansia di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Jumat (5/3/2021). Foto: Kemkes

Salah satu peserta vaksinasi lansia di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Jumat (5/3/2021). Foto: Kemkes

Menkes Tinjau Vaksinasi 3.000 Lansia di Manado

Jumat, 5 Maret 2021 | 20:06 WIB
Natasia Christy Wahyuni

MANADO, investor.id   – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada 3.000 warga lanjut usia (lansia) di Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Jumat (5/3/2021).

Menkes mengatakan pelaksanaan vaksinasi tersebut adalah rangkaian dari program vaksinasi nasional Covid-19 untuk 181,5 juta penduduk Indonesia dengan target pelaksanaan selama satu tahun.

“Vaksinasi tahap kedua yang harus diutamakan adalah lansia karena diantara 100 orang, lebih dari 50 orang yang fatal,” kata Budi dalam sambutannya dikutip dari siaran pers Kementerian Kesehatan (Kemkes), Jumat.

Turut mendampingi menkes adalah Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene, Plt Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Maxi Rein Rondonuwu, Rektor Universitas Sam Ratulangi Ellen Joan Kumaat, dan Direktur Utama RSUP Prof Kandou Manado Jimmy Panelewen.

Pemerintah telah menetapkan sasaran prioritas penerima vaksin Covid-19. Pada tahap kedua ini, pemberian vaksin diprioritaskan untuk 38,5 juta tenaga pelayanan publik karena mereka memiliki interaksi dan mobilitas tinggi sehingga rentan terpapar Covid-19.

Merujuk data Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, jumlah sasaran yang mendaftar untuk mengikuti vaksinasi di Unsrat sebanyak 8000 orang. Namun, dari hasil skrining, vaksinasi diberikan kepada 3000 lansia dengan target pelaksanaan selama 1 hari.

“Saya sangat terharu karena banyak lansia yang antusias datang kesini untuk mengikuti vaksinasi,” katanya.

Untuk membantu proses vaksinasi, pelaksana menugaskan sebanyak 28 vaksinator yang berasal dari RSUP Kandou, UPTD Dinas Kesehatan Sulawesi Utara dan beberapa RS swasta di Kota Manado.

Menkes mengatakan vaksinasi tidak menjamin seseorang terhindar dari penularan Covid-19, pemberian vaksin berfungsi untuk memberikan kekebalan sehingga ketika tertular Covid-19 maka sakitnya lebih ringan.

“Kehati-hatian berperilaku harus terus kita jalankan, yang pasti vaksin mengurangi risiko kita tertular,” terang Menkes.

Menurut menkes, sekalipun sudah menerima vaksin, fondasi agar tidak terhindar dari penularan Covid-19 tetaplah perubahan perilaku masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

“Yang paling penting harus ada perubahan perilaku untuk mengurangi penularan, kalau pandemi ini dengan menerapkan protokol kesehatan 3M,” kata Menkes.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN