Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Polhukam Mahfud MD. Sumber: BSTV

Menko Polhukam Mahfud MD. Sumber: BSTV

Menkopolhukam: Gatot Bersedia Terima Tanda Kehormatan Tapi Tak Hadir

Kamis, 12 November 2020 | 04:33 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, menyatakan mantan Panglima TNI, Jenderal TNI (Purn) TNI Gatot Nurmantyo bersedia menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera . Namun, Gatot tidak dapat hadir pada upacara penyematan di Istana Negara, Rabu (11/10), karena alasan pandemi Covid-19.

“Dalam suratnya, Gatot Nurmantyo itu menyatakan menerima pemberian bintang jasa ini, tetapi beliau tidak bisa hadir karena beberapa alasan, pertama karena alasan Covid-19,” kata Mahfud dalam pernyataan video yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, di Jakarta, Rabu (11/11).

Mahfud mengatakan, justru karena situasi pandemic Covid-19, pemerintah memutuskan untuk membagi dua sesi upacara pemberian tanda kehormatan ini.

Sesi pertama dilakukan pada Agustus 2020, dan kedua pada 11 November 2020 ini. Hal tersebut, kata Mahfud, untuk mengurangi potensi terjadinya kerumunan dan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.

“Karena musim Covid-19 kita pecah dua, tapi tidak lebih dari tahun 2020. Menurut Sekretaris Militer, Mayor Jenderal TNI Suharyanto, harus rampung tahun ini sebagai hak karena tahun berikutnya sudah ada lagi gitu,” ujar dia.

Menkpolhukam menegaskan Istana Kepresidenan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah penularan Covid-19 dalam setiap acara di Istana. Protokol kesehatan itu diterapkan kepada seluruh tamu undangan, baik itu sebelum acara, dan selama acara berlangsung.

“Bahwa karena Covid-19 kita sudah liat ada protokol kesehatan yang ketat, baik sebelum masuk, akan masuk, dan di dalam pun,” ujar dia.

Menurut Mahfud, karena Gatot menyatakan bersedia menerima tanda kehormatan, maka tanda kehormatan tersebut akan dikirimkan melalui sekretaris militer.

“Beliau menyatakan menerima ini, hanya tidak bisa hadir dalam penyematannya,” kata Mahfud.

Di tempat terpisah, Gatot Nurmantyo ketika dikonfir masi terkait alasannya tidak hadir dalam pemberian penghargaan belum merespon. Dari pesan singkat maupun panggilan telepon selular secara langsung belum menanggapi. Bahkan, nomor telepon yang biasa digunakan untuk berkomunikasi pun belakangan akhirnya dimatikan.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, sebelumnya menjelaskan, jika Gatot tidak hadir maka tanda jasanya dikembalikan kepada negara. “Jadi kalau enggak hadir ya mungkin tanda jasanya diserahkan ke Negara lagi,” kata Heru . (b1)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN