Menu
Sign in
@ Contact
Search
Desa Wisata Tirta Agung Sukosari Kidul, Kecamatan Sumberingin, Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu desa peraih ADWI 2022.

Desa Wisata Tirta Agung Sukosari Kidul, Kecamatan Sumberingin, Kabupaten Bondowoso merupakan salah satu desa peraih ADWI 2022.

Menparekraf Sebut Program ADWI Dongkrak Pengunjung Desa Wisata hingga 30%

Selasa, 9 Agustus 2022 | 13:54 WIB
Mashud (redaksi@investor.id)

BONDOWOSO, investor.id - Kopi arabika hasil panen petani Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, telah mendunia. Pada 2021, CCI (Coffee Cupping International) Belanda telah sepakat untuk mengimpor kopi asli Bondowoso sebagai bahan baku produksi mereka.

Kegiatan ekspor oleh petani Bondowoso tersebut difasilitasi oleh Astra yang ditunjuk oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Baparekraf) sebagai mitra strategis untuk membina desa wisata di Bondowoso.

Sandiaga Uno mengapresiasi prestasi Jawa Timur secara umum, dan khususnya Kabupaten Bondowoso dalam pengembangan desa wisata. Menurutnya dari total 3.500 yang mengikuti Anugerah Desa Wisata Indonesia, Desa Wisata Tirta Agung Sukosari Kidul, Kecamatan Sumberingin, Kabupaten Bondowoso, tembus 50 desa wisata terbaik.

“Jawa Timur adalah pengirim desa wisata terbanyak. Ini adalah desa wisata ke-4 dari total 50, berarti Jawa Timur menyumbang hampir 10% dari wisata terbaik Indonesia. Kita harapkan ini akan membangkitkan ekonomi. Banyak sekali manfaat desa wisata ini untuk kesejahteraan warga, membuka peluang usaha, dan lapangan kerja. Dalam rangka menciptakan 1,1 juta lapangan kerja tahun ini dan 4,4 juta tahun 2024,” papar Sandi dalam keterangan yang dikutip, Selasa (9/8/2022). 

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat berharap dengan kehadiran Menparekraf dapat mendukung penataan taman tematik destinasi wisata Kawah Wurung yang dikenal sebagai bukit Teletubbies. ”Akan kita buat wahana-wahana permainan anak-anak di sana,” ungkao Irwan.

Lebih lanjut Sandi mengatakan pihaknya menggandeng mitra strategis untuk melakukan pembinaan. ”Ini gak boleh berhenti. Ini berkelanjutan. Kami memonitor evaluasi tahun lalu dari Program Anugerah Desa Wisata 2021 peningkatan kunjungannya itu 30 persen,” ujar Sandi.

Dalam kesempatan itu, Sandi juga menjelaskan, target kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,8 – 3,6 juta. ”Target wisatawan nusantara 550 juta pergerakannya. Dan semakin banyak bergerak menuju destinasi berkualitas dan berkelanjutan seperti desa wisata ini,” ungkap Sandi optimistis. 

Desa Wisata Tirta Agung masuk dalam daftar 50 besar desa wisata terbaik dalam ADWI 2022. Tentu bukan perkara mudah. Mereka telah melalui proses uji standar penilaian tim juri yang terdiri dari tujuh kategori. Yakni 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa. Mereka nantinya akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan dari mitra strategis Kemenparekraf, yakni Astra.

Bicara daya tarik, desa wsiata tersebut memiliki beberapa objek menarik yang dikelola oleh Bumdes. Itu merupakan unit usaha yang menyuguhkan penawaran produk wisata. Wisata buatan yang saat ini sudah berjalan di Desa Wisata Tirta Agung merupakan satu-satunya destinasi yang mengawali pemanfaatan waduk, persawahan, dan sumber mata air sebagai objek wisata. Misalnya, gazebo apung, kolam renang alami, Cafe Kala Senja, flying fox, dan berbagai jasa layanan pariwisata berupa persewaan tempat dan reservasi, event area, camping ground, produk keatif, kuliner, dan homestay bagi pengunjung lokal, dan internasional.

Gunung Raung merupakan salah satu gunung berapi kerucut yang terletak di ujung timur Pulau Jawa. Gunung Raung berlokasi di perbatasan Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso. Gunung raung menjadi salah satu destinasi pendakian yang banyak disukai oleh wisatawan. Kemudian ada hutan pelangi berlokasi di Kecamatan Sumberwringin berada di lereng Gunung Raung, wilayah konservasi hutan ini dibilang unik karena tumbuhnya Pohon Eucalyptus yang dikenal dengan nama Pohon Pelangi. Jajaran Pohon Pelangi yang memiliki latar belakang akademis dengan suasana dan eksotik. Wisatawan dapat mengunjungi kawasan situs biologi yang menjadi salah satu warisan Bui Ijen Geopark.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : PR

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com