Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas. Foto ilustrasi: Istimewa

Emas. Foto ilustrasi: Istimewa

Merdeka Gold Naikkan Pinjaman Afiliasi Jadi US$ 125 Juta

DKA, Kamis, 28 Februari 2019 | 07:29 WIB

JAKARTA − PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melakukan amendemen perjanjian terkait pinjaman dengan anak usahanya, yakni PT Bumi Suksesindo (Bsi). Adapun Bsi berkomitmen memberikan pinjaman dengan batas maksimum US$ 125 juta dibandingkan batas sebelumnya yang sebesar US$ 100 juta.

Sekretaris Perusahaan Merdeka Copper Gold Adi Adriansyah Sjoekri menyatakan, perseroan melakukan penandatanganan amandemen perjanjian utang piutang dengan tujuan menambah batas jumlah pinjaman. Adapun selain menjadi kreditor, Bsi merupakan perusahaan yang sahamnya dimiliki 99% oleh Merdeka Copper Gold.

Sehingga, pinjaman di antara dua perusahaan merupakan transaksi afiliasi. “Sebab, perseroan merupakan pemegang saham 99% secara langsung di Bsi,” ujar Adi dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (27/2).

Adapun mengenai batas pinjaman afiliasi maksimum menjadi US$ 125 juta, dia mengakui bahwa nilai tersebut setara dengan 42,85% dari total ekuitas Merdeka Copper Gold per Juni 2018. Lebih lanjut Adi mengemukakan, perseroan memiliki total ekuitas sebesar US$ 291,68 juta sampai Juni 2018.

Sementara itu, dia juga menginformasikan, pihaknya berniat menggunakan pinjaman dari Bsi untuk mendukung kegiataan operasional Merdeka Copper Gold. Karena itu, harapannya transaksi pinjaman afiliasi dapat memberikan dampak positif untuk keberlangsungan operasional perseroan. Misalnya itu, dari segi aspek peningkatan produktivitas di masa mendatang.

”Namun melalui transaksin ini, perseroan berpeluang meningkatkan jumlah kewajiban,” papar dia.

Menilik laporan keuangan Merdeka Copper Gold, sampai September lalu perseroan memiliki total liabilitas sebesar US$ 284,81 juta dan total ekuitas US$ 410,58 juta. Kemudian, perseroan juga mencatatkan kenaikan signifikan atas total pendapatan dari US$ 58,99 juta menjadi US$ 216,19 juta. Sedangkan laba bersih emiten ini pun tumbuh dari US$ 18,47 juta menjadi US$ 53,11 juta.

Restrukturisasi Investasi

Sebelumnya, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) melakukan restrukturisasi investasi dengan mengambil alih seluruh kepemilikan Merdeka Copper Gold dari PT Trimitra Karya Jaya senilai Rp 1,99 triliun. Saratoga membeli 680,25 juta saham Merdeka Gold dari Trimitra.

Dengan begitu Saratoga menguasai 864,37 juta saham atau 20,75% dari seluruh modal ditempatkan dari sebelumnya 184,11 juta saham.

Semula, kepemilikan saham tidak langsung pada Merdeka Gold sebesar 14,13% melalui Trimitra Karya dan PT Suwarna Arta Mandiri sebesar 3,16%. Kini kepemilikan tidak langsung hanya dari Suwarna Arta. Tujuan dari transaksi ini adalah restrukturisasi internal.

Saratoga juga merupakan pemegang 86,5% saham pengendali di Trimitra Karya. Pembelian ini tidak berdampak secara negatif terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perseroan.

Sebelumnya, hingga September 2018 pemegang saham terbesar Merdeka Gold di antaranya PT Mitra Daya Mustika 14,6%, Trimitra Karya Jaya 13,9%, Garibaldi Thohir 8,2%, dan Saratoga Investama 28,4%.

Pada 2019, Saratoga mengalokasikan belanja modal US$ 100 juta. Adapun sumber pendanaan berasal dari berbagai sumber, termasuk dari hasil usaha perseroan maupun dari pinjaman.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA