Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penindakan aturan ganjil genap di Jakarta. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Penindakan aturan ganjil genap di Jakarta. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Motor Belum Terkena Aturan Ganjil Genap

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 04:31 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengungkapkan, belum ada perubahan atas aturan ganjil genap yang telah diterapkan pada awal Agustus lalu. Untuk sepeda motor belum dikenakan ganjil genap.

“Saat ini, ganjil genap yang diberlakukan masih di 25 ruas jalan untuk kendaraan roda empat, ada 14 jenis kendaraan yang dikecualikan. Serta, berlaku pada pagi pukul 06.00-10.00 WIB dan sore pukul 16.00-21.00 WIB," jelas Syafrin, Jumat (21/8).

Syafrin Liputo. Foto: IST
Syafrin Liputo. Foto: IST

Dengan diterapkannya ganjil genap, masyarakat dapat melakukan penyesuaian waktu berkegiatan dengan pelat no mor kendaraan yang dimilikinya. Masyarakat dengan pelat nomor kendaraan ganjil dapat berkegiatan dari rumah pada tanggal genap dan begitupula sebaliknya.

Masyarakat diharapkan turut berperan dalam menekan laju penyebaran wabah Covid-19 di wilayah Ibu Kota. Di samping itu, lanjut Syafrin, pada masa transisi ini un tuk semua ruas jalan diutamakan bagi pejalan kaki dan pengguna transportasi sepeda sebagai sarana mobilitas penduduk sehari-hari, untuk jarak yang mudah dijangkau.

Pada Pasal 10, diatur tentang penyediaan parkir khusus sepeda di sejumlah lokasi, meliputi ruang parkir perkantoran, ruang parkir pusat perbelanjaan, halte, terminal, stasiun, dan pelabuhan/dermaga. Penyediaan ruang parkir khusus sepeda di perkantoran dan pusat perbelanjaan ditetapkan sebesar 10 persen dari kapasitas parkir.

Penindakan aturan ganjil genap di Jakarta. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Penindakan aturan ganjil genap di Jakarta. Foto: SP/Joanito De Saojoao

"Dengan Pergub Nomor 80 Tahun 2020 ini, diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dan penegakan hukum dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Kendati terdapat pem batasan, diharapkan juga pemulihan berbagai aspek ke hidupan sosial dan ekonomi warga yang terdampak pan demi Covid-19 tetap bisa di lakukan," kata Syafrin.

Diketahui, Pemerintah Provinsi(Pemprov) DKI Jakarta menerbitkan Peraturan Guber nur Nomor 80 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. Salah satu yang diatur dalam Pergub itu, adalah pengendalian moda transportasi. Dalam Pergub itu, sepeda motor juga belum dikenai ganjil genap.

Pengendalian moda transportasi tertuang pada Pasal 7, yakni penerapan prinsip gan jil genap bagi kendaraan bermotor pribadi berupa mobil maupun motor dan pengendalian parkir pada luar ruang milik jalan (off street) maupun di ruang milik jalan (in street) dengan pembatasan satuan ruang parkir. (b1)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN