Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bambang Soesatyo

Bambang Soesatyo

MPR Minta KPK Perhatikan Kasus Jiwasraya dan Asabri

Abdul Muslim, Selasa, 14 Januari 2020 | 11:59 WIB

JAKARTA, investor.id - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengatakan, institusinya akan menyampaikan pesan kepada pimpinan KPK yang baru untuk memperhatikan kasus PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero), atau Asabri.

Hal itu akan disampaikannya saat pimpinan MPR menerima kunjungan pimpinan KPK di Gedung MPR RI, Jakarta, Selasa (14/1) siang ini.

"Kami akan mengingatkan KPK harus menaruh perhatian terhadap kasus yang berpotensi merugikan tidak saja keuangan negara, tetapi kepentingan masyarakat. Misalnya, soal Jiwasraya dan PT Asabri," kata Bamsoet, panggilan akrab Bambang Soesatyo.

Dalam kasus Jiwasraya, lanjut dia, meskipun sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung, tidak salah apabila KPK ikut memantau perkembangan proses hukumnya.

Bamsoet juga akan mendorong KPK menaruh perhatian kepada Yayasan Dana Pensiun yang selama ini diduga ada oknum-oknum yang melakukan praktik yang sama seperti dalam kasus Jiwasraya dan Asabri.

"Dalam hal penempatan dana-dana investasi yang mereka kelola tidak berdasarkan sifat kehati-hatian sebagaimana aturan UU yang berlaku," ujarnya.

Ia mengatakan bahwa MPR akan menyampaikan pesan kepada pimpinan KPK yang baru untuk fokus pada permasalahan kasus korupsi yang menyangkut kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

Selain itu, hal yang terkait dengan tugas-tugas pokok yang diemban oleh KPK dalam hal memberantas korupsi.

"Pasti juga nanti kami akan mengingatkan KPK harus memberikan perhatian terhadap kasus yang berpotensi merugikan tidak saja keuangan negara, tetapi kepentingan masyarakat," tegas Bamsoet.

Dia mengatakan bahwa kunjungan pimpinan KPK ke MPR RI kali ini sudah diagendakan sebelum Tahun Baru 2020, dan intinya merupakan silaturahmi dengan pimpinan KPK yang baru.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN