Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

Operasi Ketupat, 264 Pelaku Perjalanan Positif Covid-19

Selasa, 18 Mei 2021 | 19:56 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id  - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito mengatakan, Satgas Pusat melakukan koordinasi rutin per minggu dengan Satgas Daerah  terkait perkembangan Covid-19  dimana unsur TNI dan Polri yang bertugas di lapangan ikut serta.

Dalam hal ini, berdasarkan  hasil laporan pelaksanaan Operasi Ketupat per tanggal  15/5/2021, telah ada sebanyak 419. 969 kendaraan yang diputar balik  arah. Sedangkan untuk testing sudah dilaksanakan sebanyak 77.068 kali dan ditemukan 264 positif Covid-19 atau 0, 34% dari  pelaku perjalanan.

“Pemerintah terus perbaharui data di lapangan dan berusaha menginformasikan  secara aktual  kepada masyarakat,” kata Wiku pada Konferensi Pers daring bertajuk “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia” Selasa (18/5/2021).

Selanjutnya, kata dia, sebagai upaya mengantisipasi arus balik, maka  diberlakukan   pengetatan mobilitas  melalui kewajiban  penyertaan surat test negatif Covid-19 yang sampelnya diambil dalam kurung waktu  1x24 jam  untuk  seluruh moda transportasi  dari  18-24 Mei 2021 dan penggiatan kegiatan test kesehatan  secara acak di  berbagai titik strategis.

Wiku menyebutkan, pada dasarnya kedua kebijakan tersebut telah tertuang dalam Addendum  Surat Edaran Satgas Nomor 13 Tahun 2021  yang  telah diresmikan sejak 21 April  2021.  Namun, demi merekatkan kembali implementasi  di lapangan dan menyesuaikan dengan kondisi kasus. Misalnya peningkatan eskalasi kasus positif, kematian, dan keterisian tempat tidur pasien Covid-19  khususnya di Pulau Sumatera  dilakukan penambahan personil  dan upaya testing  di titik-titik penyekatan  strategis.

Oleh karena itu, pengintensifan kebijakan skrining berlapis khususnya  hotspot arus balik  yang mulai diterapkan sejak 15 Mei 2021  diantaranya adalah  untuk  pelaku perjalanan dari Sumatera ke Jawa  maka harus melakukan test rapid antigen  wajib di  Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

“Upaya ini akan dikoordinir langsung oleh Satgas khusus, Satgas Daerah Lampung,” ucapnya.

Sementara untuk pelaku perjalanan dari Jawa Timur, Jawa Tengah,  dan  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Barat yang akan menuju Jakarta  ada pelaksanaan  test rapid antigen secara  random  di titik-titik penyekatan  baik  di jalan tol maupun di jalan nasional.

“Upaya ini akan dilakukan antara kolaborasi dengan satgas daerah, Dinas Kesehatan, unsur Polri, maupun unsur pengelola fasilitas  jasa jalan tol,” ucapnya.

Sementara itu, lanjut Wiku,  test Covid-19   wajib tetap berlaku bagi pelaku perjalanan  yang memanfaatkan   moda transportasi udara, laut, kereta api, dan penyeberangan. Sedangkan random test  bagi perjalanan  rutin moda transportasi  laut dan darat  di  daerah lainnya di seluruh Indonesia.

Pasalnya, berdasarkan survei  dilakukan oleh  Litbang Kementerian Perhubungan  Tahun 2021  memperkirakan mobilisasi pergerakan  puncak arus balik  setelah tanggal 21  Mei 2021 mencapai 37%   atau 2,6 juta orang.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN