Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung KPK. Foto ilustrasi: pemilu-news.com

Gedung KPK. Foto ilustrasi: pemilu-news.com

Pancasila Jadi Habitus Bangsa dalam Pencegahan Korupsi

Kamis, 8 Oktober 2020 | 06:20 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Wakil Ketua  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan, Pancasila menjadi habitus bangsa dalam pencegahan korupsi di Indonesia.

Ia juga mengingatkan kepada penyelenggara negara untuk menjadi teladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila terutama sila pertama, Ketuhanan Yang Mahas Esa.

“Pancasila berkaitan dengan Negara, maka paling uta ma musuh Negara adalah penyelenggara Negara sendiri. Selama penyelenggara Negara menunjukkan teladan-teladan Pancasila itu sendiri, maka selesai. Tidak akan ada KPK, tidak akan ada BPK,” kata Nurul saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Internalisasi Renstra dan Reformasi Birokrasi, Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI) dan Launching Jaringan Dokumentasi dan Infromasi Hukum (JDIH) Rabu (7/10).

pancasila.
pancasila.

Ia menegaskan KPK konsisten dengan Pancasila dalam pencegahan korupsi, karena sebagai integritas dan ideology negara yang harus diimplementasikan. Diharapkan dengan dibangunnya Zona Integritas, BPIP menjadi Wilayah Bebas Korupsi.

“KPK berbangga bahwa BPIP saat ini mencanangkan dan berkomitmen untuk menjadi bagian dari Wilayah Bebas Korupsi, karena kami yakin BPIP sebagai Pembinaan Idelogi Pancasila menjadi garda terdepan sebagai pelaksana Ideologi Pancasila terutama pada penyelenggara Negara,” tegasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Ketua Dewa Pengarah BPIP Romo Benny Susetyo mengatakan diperlukan alternatf bagaimana mencari penjelasan seterang-terangnya kenapa korupsi terjadi. Korupsi bisa terjadi karena pola kehidupan yang cenderung materialistis, serakah, dan ekonomi berbiaya tinggi.

“Sudah banyak contoh dan dampak kebuasan korupsi yang membudaya seperti ini, pemerintahan mendatang tidak bisa tinggal diam menyaksikan semua ini, korupsi dalam birokrasi harus dibasmi sampai ke akar-akarnya dan menciptakan sistem serta budaya baru yang bebas dari korupsi,” terang dia.

Menurutnya kultur birokrasi Pancasila adalah sebagai sumber perilaku yang mampu menjadikan birokrasi sebagai perantara keadilan, transparan dan akuntabel.

Birokrasi Pancasila adalah birokrasi yang mengutamakan nilai kemanusiaan yaitu mendahulukan kepentingan publik daripada kepentingan pribadi. Birokrasi yang membangun keteladanan melalui pola dan gaya hidup yang sederhana, tidak serakah.

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Utama BPIP Karjono mengatakan dengan sinergitas antara KPK, Kementrian Hukum dan HAM, Obudsman dapat mewujudkan Zona Integritas BPIP Wilayah Bebas Korupsi.

Ia juga berharap ke depannya BPIP dapat terus menginternalisasi dan membumikan nilai-nilai Pacasila dengan kinerja bersama baik ditingkat pimpinan, kesekretariatan, kedeputian maupun pelaksana sehingga dapat mewujudkan tujuan BPIP dalam satu tujuan yaitu terimplementasinya nilai-nilai Pancasila dalam tindakan ke seluruh pelosok Negeri.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN