Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Moderator Ghifari, Narasumber: Ditto Aritejo (Ketua Umum AMPI), Putra Nababan (Politis PDI P), Eddi Brokoli  dalam acara NGOPI REMAJA di RUMAH Remaja Kreatif Tebet Jakarta Selatan, Kamis (18/07/2019). Foto: IST

Moderator Ghifari, Narasumber: Ditto Aritejo (Ketua Umum AMPI), Putra Nababan (Politis PDI P), Eddi Brokoli dalam acara NGOPI REMAJA di RUMAH Remaja Kreatif Tebet Jakarta Selatan, Kamis (18/07/2019). Foto: IST

Pancasila sebagai Gaya Hidup

Gora Kunjana, Jumat, 19 Juli 2019 | 18:46 WIB

JAKARTA, investor.id - Untuk membumikan Pancasila di kelompok millennial, DPP Duta Remaja Indonesia menggelar rangkaian program Pancasila Fest dimulai dari 1 Juni – 1 Oktober 2019. Salah satu rangkaian acara itu adalah diskusi series yaitu NGOPI Remaja (NGObrolin Pancasila & Indonesia) dengan tema: “Pancasila sebagai Lifestyle”.

Dalam seri #1 ini diskusi menghadirkan narasumber yaitu; Putra Nababan (Politisi PDIP/ex jurnalis), Dito Aritejo (Ketua umum AMPI) dan Eddi Brokoli (public figure), untuk membedah Pancasila secara santai dan ringan.

“Salah satu adapun tujuan rangkaian acara ini adalah membumikan Pancasila di kelompok millennial dengan membedah Pancasila secara santai dan ringan,” ucap Dhika Yudistira Sekretaris Jendral Duta Remaja Indonesia, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Acara ini juga dihadiri oleh berbagai Organisasi Millenial, Kommunitas Millenial, Aktivis, dan Mahasiswa dari beberapa Kampus di Jabodetabek, acara ini diselenggarakan Kamis, 18 Juli 2019 di Rumah Remaja Kreatif tebet Jakarta Selatan.

Menurut Putra Nababan, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tentu bersifat mutlak dan memiliki keutamaan untuk mengatur seluruh aspek kehidupan bangsa dan negara Indonesia.

“Masyarakat bangsa Indonesia harus berbangga dan bersyukur bahwa dengan Pancasila kita semua dapat dipersatukan. maka, penanaman nilai-nilai Pancasila sudah semestinya mengfokuskan dan mengakomodasi kelompok generasi millenial dengan sebuah formulasi atau metode-metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan kecanggihan teknologi saat ini,” ujarnya.

Menurut Dito Ariotedjo, sudah saatnya Pancasila tidak lagi hanya di tataran perbincangan. Namun, ideologi ini harus diterima dan dijadikangaya hidup masyarakat. Dengan demikian, tambahnya, nilai luhur dalam Pancasila bukan lagi menjadi sesuatu yang membosankan, tetapi mengasyikkan. Pancasila tidak perlu lagi diajarkan secara formal dengan tampilan kaku, tetapi yang terpenting ialah hakikatnya tetap terpelihara dan diamalkan.

Sedangkan Eddy Brocoli menyatakan, “Nilai-nilai Pancasila itu kita alami seperti kongko-kongko minum Kopi. Pancasila itu harus jadi lifestyle bukannya dihafal”. Keberagaman budaya suku dan ras sudah sejak jaman dahulu ada. Generasi millenial harus mampu mengamalkan Pancasila, bhineka tunggal ika dan nilai-nilai toleransi bangsa Indonesia agar tetap eksis dan berdiri kokoh.”

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN