Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sentra Kreasi Atensi didirikan untuk para kelompok marginal agar mereka mampu mengembangkan kewirausahaan.

Sentra Kreasi Atensi didirikan untuk para kelompok marginal agar mereka mampu mengembangkan kewirausahaan.

Pemerintah Kini Punya Dua Sentra Kreasi Atensi Bagi Kaum Marginal

Sabtu, 6 Maret 2021 | 12:40 WIB
Fajar Widhiyanto

Pemerintah kini telah memiliki dua Sentra Kreasi Atensi di dua kota, yakni di Bekasi Jawa Barat dan Temanggung, Jawa Timur. Lembaga Sentra Kreasi Atensi ini akan memberikan pendampingan bagi para kaum marginal dalam mengembangkan kewirausahaan. Kelompok marginal ini antara lain merupakan kaum disabilitas, mantan pemulung dan tunawisma.

Menteri Sosial Tri Rismaharini pada Jumat (05/3) telah meresmikan Sentra Kreasi Atensi (SKA) BBRSPDI “Kartini” Temanggung. Ini langkah kedua Mensos, setelah sebelumnya SKA Bekasi telah diresmikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Kementerian Sosial melalui Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) “Kartini” Temanggung memberikan pelayanan rehabilitasi sosial dan mewujudkan kemandirian ekonomi.

Melalui Sentra Kreasi Atensi (SKA) Kartini, BBRSPDI Temanggung memberikan bimbingan sosial psikologis, pelatihan vokasional dan pembinaan kewirausahaan.

Di sini, mereka juga diberikan pendampingan dan penguatan untuk kegiatan kewirausahaan melalui usaha kafe, galeri, laundry dan juga berjualan di toko kelontong.

Dalam SKA, produk-produk hasil karya penyandang disabilitas bisa dipromosikan dan dipasarkan secara luas kepada masyarakat. Para penyandang disabilitas diberdayakan sehingga mereka mampu memenuhi kebutuhan dan menjalankan perannya sebagai warga masyarakat.

Selain itu produk-produk dari penyandang disabilitas hasil karya Shelter Workshop Peduli dari 30 unit yang tersebar di 23 Kabupaten. Karya mereka juga akan dipasarkan dan dipromosikan melalui galeri atensi Kartini.

Sebelumnya pada pertengahan Februari lalu Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, meresmikan Sentra Kreasi Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Balai Karya Pangudi Luhur, Bekasi. Sentra kreasi tersebut diinisiasi Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR.

Ma'ruf menyatakan sentra kreasi ATENSI disiapkan pemerintah sebagai pusat pengembangan kewirausahaan dan vokasional, serta media promosi hasil karya mantan pemulung dan tunawisma.

Melalui sentra kreasi ATENSI, kata Ma'ruf, mantan pemulung dan tunawisma bisa mengembangkan kemampuan diri, sehingga ke depan bisa menciptakan lapangan kerja.

"Program Sentra Kreasi ATENSI dan rencana pembangunan rusunawa bagi eks pemulung dan tuna wisma merupakan bagian dari upaya terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan sosial dan memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara termasuk warga negara marjinal atau terlantar," ujar Ma'ruf dalam sambutannya, Kamis (18/2).

Wapres menyatakan apresiasinya atas inisiatif Kementerian Sosial yang mengembangkan Sentra Kreasi ATENSI bagi mantan pemulung dan tuna wisma, melalui kegiatan pemberdayaan kuliner, pertanian hidroponik, peternakan ayam petelur, kerajinan tangan, dan daur ulang sampah nonorganik menjadi barang bermanfaat bagi masyarakat, serta pemberdayaan jasa layanan refleksi, salon kecantikan dan konveksi.

Ma'ruf menambahkan, keberadaan sentra kreasi ATENSI berdampak positif pada upaya pemerintah menekan angka kemiskinan yang sejak pandemi COVID-19 jumlahnya makin meningkat.

 

 

 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN