Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sejumlah pelaku seni dan budayawan mengikuti Vaksin yang digelar untuk para Seniman dan Budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (19/4/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Sejumlah pelaku seni dan budayawan mengikuti Vaksin yang digelar untuk para Seniman dan Budayawan di Galeri Nasional, Jakarta, Senin (19/4/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Pemerintah Targetkan 60 Ribu Pekerja Seni Divaksinasi Covid-19

Selasa, 20 April 2021 | 20:49 WIB
Fana Suparman

JAKARTA, investor.id  - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemparekraf) memfasilitasi pekerja seni dan pelaku ekonomi kreatif untuk mendapat vaksinasi virus corona (Covid-19). Terdapat sekitar 60 ribuan pekerja seni dan hampir 50 ribuan pekerja ekonomi kreatif yang terdata untuk menerima vaksin Covid-19.

“Kami sudah informasikan dan kondisikan agar Dinas Pariwisata mensuplai data peserta. Harapannya ini nanti jadi data kita bersama,” kata Staf Ahli Manajemen Krisis Kempareraf Henky Manurung dalam diskusi 'Gerak Aktif Pemerintah Vaksinasi Pekerja Kreatif' yang digelar secara daring, Selasa (20/4/2021).

Henky mengatakan vaksinasi Covid-19 terhadap pelaku seni dan ekonomi kreatif ini dilakukan untuk memberikan jaminan bahwa sektor tersebut aman.

“Selain itu tingginya minat pelaku usaha ekonomi kreatif untuk vaksinasi juga suatu pertanda positif,” ujarnya.

Vaksinasi seniman dan budayawan di Galeri Nasional, Senin (19/4/2021). Sumber: BSTV
Vaksinasi seniman dan budayawan di Galeri Nasional, Senin (19/4/2021). Sumber: BSTV

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi mengatakan vaksinasi bagi pekerja seni tersebut bisa dilakukan lewat beberapa jalur yakni melalui asosiasi profesi pekerja seni, dan melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang nantinya akan dijadwalkan Dinas Kesehatan setempat.

"Untuk pekerja seni memang kita dorong melakukan vaksinasi di sentra-sentra vaksinasi yang besar seperti di Istora, sehingga fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas fokus melayani
vaksinasi lansia,” katanya.

Menurut Siti, vaksinasi terhadap apra pekerja seni sudah termasuk dalam perhitungan 17 juta pekerja publik yang menjadi sasaran vaksinasi tahap kedua.

“Sehingga ini tidak mengganggu pelaksanaan vaksinasi bagi golongan lansia,” paparnya.

Sementara itu, terkait dengan ketersediaan vaksin, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Bio Farma, Bambang Heriyanto menyebut untuk mencapai herd immunity, kebutuhan vaksinnya mencapai 426 juta dosis.

“Kemarin sudah datang kembali Sinovac dalam bentuk bulk sebanyak 6 juta dosis, totalnya kini ada 59,5 juta dosis dari komitmen 140 juta dosis vaksin dari Sinovac,” katanya.

Dengan kedatangan vaksin tersebut, suplai dari Bio Farma bisa mencukupi untuk melaksanakan vaksinasi tahap kedua ini.

“Kami juga sudah mendistribusikan 20 juta dosis ke seluruh Indonesia sejauh ini dan angka vaksinasi hingga saat ini mencapai 17 juta dosis. Kita masih ada stok sebanyak 15 juta dosis lagi yang menunggu slot rilis dari Badan POM," paparnya.    

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN