Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Swab test massal pegawai KPU pusat. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

Swab test massal pegawai KPU pusat. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

Pemerintah Terapkan Harga Tertinggi Swab Test Rp 900.000

Minggu, 4 Oktober 2020 | 07:12 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id  - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menetapkan harga tertinggi untuk swab test dengan metode polymerase chain reaction (PCR) Rp 900.000.

Seluruh fasilitas kesehatan yang menyelenggarakan swab test PCR mandiri diminta mematuhi harga tersebut. Dinas Kesehatan diminta untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaannya di fasilitas kesehatan (faskes).

Plt Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Prof Abdul Kadir mengatakan harga tertinggi ini diberlakukan untuk swab test PCR yang dilakukan masyarakat secara mandiri, bukan yang diselenggarakan pemerintah dalam rangka penanganan Covid-19.

Harga tertinggi ini ditetapkan pemerintah untuk mengatasi disparitas atau ketidakseragaman harga di lapangan.

“Kami dari tim Kemenkes bersama BPKP sudah ada kesepakatan bersama menyetujui batas tertinggi biaya pengambilan swab mandiri yang bisa kami pertanggungjawabkan untuk ditetapkan kepada masyarakat adalah Rp 900.000,” kata Kadir pada konferensi pers secara virtual di Jakarta, Jumat (2/10).

Biaya tersebut, lanjutnya, sudah memperhitungkan biaya pengambilan swab dan pemeriksaan real time PCR di laboratorium. Dua komponen ini disatukan dengan total biaya Rp 900.000.

Harga tertinggi ini mulai berlaku sejak penerbitan surat edaran menteri kesehatan yang diperkirakan ditandatangani, Senin (5/10). Kemenkes dan BPKP akan melakukan evaluasi secara periodik untuk memastikan perubahan harga dalam komponen pembiayaan swab test.

“Kami meminta seluruh Dinas Kesehatan provinsi, kabupaten, dan kota, untuk dapat melakukan pengawasan terhadap faskes dalam hal pemberlakuan harga tetinggi,” kata Kadir.

Dinas Kesehatan juga diminta untuk melakukan pembinaan terhadap faskes yang menyelenggarakan swab test mandiri. Jika pembinaan sudah dilakukan, tetapi faskes masih tidak patuh terhadap ketentuan tersebut, maka Kemkes akan memberikan teguran keras.

Diketahui, kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 4.317 dalam data yang dikumpulkan selama 24 jam terakhir sampai Jumat (2/10) siang WIB.

Dengan penambahan ini maka total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 295.499. Menurut data Kementerian Kesehatan, jumlah tersebut didapat dari pemeriksaan specimen sebanyak 42.421.

Sedangkan kasus sembuh bertambah 2.853 menjadi 221.340. Untuk kasus meninggal bertambah 116 menjadi 10.972. Untuk kasus suspect ada sebanyak 135.348. Sebanyak 497 kabupaten/kota dari 34 provinsi sudah terdampak Covid-19. (b1) 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN