Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza patria ( Ariza). Sumber: BSTV

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza patria ( Ariza). Sumber: BSTV

Pemprov DKI Ikut Pemerintah Pusat, Perpanjang PPKM Mikro hingga 5 April

Senin, 22 Maret 2021 | 22:18 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Pemprov DKI Jakarta mengikuti kebijakan Pemerintah Pusat yang memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro dari 23 Maret hingga 5 April. Rencananya, kata Riza, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengumumkan PPKM mikro di Jakarta.

“Jadi, PPKM mikro sudah diperpanjang oleh pemerintah pusat, mulai tanggal 23 Maret sampai 5 April. Tidak ada sesuatu yang berarti, sama seperti sebelumnya, mungkin ada beberapa perubahan,” ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (22/3/2021).

Hingga saat ini, kata Riza, penyebaran Covid-19 di Jakarta masih terkendali dan DKI Jakarta sudah keluar dari zona merah penyebaran Covid-19. Dia juga bersyukur lantaran angka kesembuhan pasien Covid-19 di Jakarta sangat tinggi, yakni 96,4 persen dan angka kematina rendah, yakni 1,7 persen.

“Terkait PCR juga masih 8 sampai 12 kali dari rata-rata WHO. Kemudian jumlah PCR kita sudah lebih dari 3,3 juta. Tes spesimen kita bahkan lebih dari 4 juta. Komitmen kami terus untuk meningkatkan 3T dan masyarakat mohon dukungan dan bantuannya untuk melaksanakan protokol kesehatan atau 3M, 4M atau 5M dan sekali tempat yang terbaik bagi kita adalah tetap berada di rumah,” imbuh Riza.

Riza juga tetap mengimbau warga DKI Jakarta tidak pergi mudik, meskipun pemerintah pusat sudah membuka kesempatan bagi masyarakat melakukan mudik. Pasalnya, mudik berpotensi untuk menyebarkan virus ke keluarga yang ada di kampung atau daerah.

“Kami tetap minta agar warga Jakarta tetap mempertimbangkan berbagai kegiatan yang berpotensi dapat menyebarkan virus, apakah itu keluar kota, keluar negeri dan sebagainya,” pungkas dia.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN