Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Botol vaksin Covid-9 buatan Pfizer. ( Foto: FREDERIC J. BROWN / AFP )

Botol vaksin Covid-9 buatan Pfizer. ( Foto: FREDERIC J. BROWN / AFP )

Pemprov DKI Imbau Orangtua Izinkan Anak Usia 6-11 Tahun untuk Divaksin Covid-19

Kamis, 4 November 2021 | 14:58 WIB
Yustinus Paat

Jakarta, Investor.id - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengimbau dan mengajak orangtua yang berada di Jakarta untuk mengizinkan anak usia 6-11 tahun untuk divaksinasi Covid-19. Vaksin Covid-19, kata Dwi, sangat penting untuk melindungi anak-anak dan juga keluarga.

“Vaksinasi itu salah satu upaya yang paling efektif dan efisien untuk penanggulangan penyakit wabah. Kemudian kalau ada orangtua yang belum setuju kita berusaha untuk memberikan kesadaran bahwa manfaat vaksinasi sangat besar untuk melindungi orang yang divaksin maupun orang lain,” ujar Dwi saat dihubungi wartawan, Kamis (4/11/2021).

Dwi mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk sekolah untuk melakukan sosialisasi agar orangtua terinformasi dengan baik terkait vaksinasi Covid-19 untuk anak 6-11 tahun. Pihaknya memastikan vaksinasi untuk anak 6-11 tahun aman dan efektif untuk melindungi anak.

“Untuk pertanyaan skriningnya relatif tidak ada masalah untuk pelaksanaan, vaksinasi Covid kan aman, jadi memberikan kesempatan orangtua untuk mendampingi anak boleh, tapi anak juga bisa divaksinasi dan ada pemberitahuan ke orang tua juga,” kata dia.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan, vaksinasi terhadap anak 6-11 tahun tidak terlalu beda jauh dengan vaksinasi dengan anak dengan usia 12-17 tahun. Namun, camput tangan orang tua tentu lebih dominan untuk anak usia 6-11 tahun terkait kondisi kesehatan sebelum divaksin Covid-19.

“Yang lain-lainnya kami menunggu ketentuan Kemenkes. Apakah ada skrining khusus, maksudnya selama ini kan skrining untuk ibu hamil, ada pertanyaan-pertanyaan tertentu. Apakah ada perbedaan pertanyaan, ya walaupun nggak terlalu signifikan. Nah itu kita perlu ikuti juknisnya nanti, sedang diproses,” pungkas Dwi.

Editor : Edo Rusyanto (edo_rusyanto@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN