Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra. Foto: dok DPMPTSP DKI Jakarta

Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra. Foto: dok DPMPTSP DKI Jakarta

Pemprov DKI Telah Terima 2.703 Permohonan SIKM

Minggu, 9 Mei 2021 | 23:31 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerima sebanyak 2.703 permohonan surat izin keluar masuk (SIKM) wilayah Jakarta. Hal ini berdasarkan data terakhir permohonan SIKM yang diterima oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta per Pukul 18.00 WIB, Minggu (9/5/2021).

“Hingga saat ini, tercatat permohonan SIKM yang diajukan sebanyak 2.703 permohonan dengan 1.079 SIKM diterbitkan,” ujar Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Benni Aguscandra kepada Beritasatu.com, Minggu (9/5/2021).

Dari total permohonan yang masuk, kata Benni, sebanyak 1.447 SIKM ditolak dan 177 permohonan SIKM masih dalam proses penelitian administrasi dan penelitian teknis karena baru saja diajukan oleh pemohon.

Menurut Benni, permohonan yang ditolak umumnya terjadi karena pemohon yang keliru dalam pengajuan SIKM baik saat pengisian data pemohon yang salah maupun kriteria perjalanan nonmudik yang tidak diperkenankan.

“Setelah melalui proses penelitian administrasi dan penelitian teknis perizinan SIKM, masih banyak pemohon yang keliru dalam mengajukan SIKM," tandas Benni

Kekeliruan tersebut, antara lain salah menuliskan alamat tujuan dan tujuan perjalanan nonmudik yang tidak semestinya seperti perjalanan mudik, perjalanan dinas dan bahkan masih ditemukan warga di wilayah aglomerasi, Jabodetabek mengajukan SIKM di Wilayah DKI Jakarta.

“Hal tersesbut tidak sesuai dengan ketentuan prosedur SIKM DKI Jakarta sebagaimana peraturan perundangan yang berlaku sehingga permohonan SIKM tersebut ditolak oleh Petugas" ujar Benni

Pengajuan paling banyak, kata Benny, adalah pengajuan SIKM untuk kunjungan keluarga sakit sebanyak 1.723 SIKM. Lalu disusul dengan pengajuan untuk kunjungan duka keluarga sebanyak 654 SIKM, ibu hamil 216 SIKM dan kepentingan persalinan 110 SIKM.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN