Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Photo/Mohammad Defrizal

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Photo/Mohammad Defrizal

Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik dari AS dan Rusia

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:48 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Menteri BUMN  Erick Thohir mengungkapkan bahwa langkah Indonesia dalam penanganan Covid-19 sudah berjalan  baik, yang tercermin dari tingkat penyembuhan pasien Covid-19 di Indonesia mencapai 65 hingga 69 persen.

“Terapi penyembuhan udah berjalan baik. Terbukti tingkat penyembuhan kita dibanding negara-negara lain juga sama yaitu 65-69 persen. Enggak ada yang salah sama Indonesia,” ungkap Erick yang juga Ketua Pelaksana Komite Kebijakan pada Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, dalam Webinar "Optimis Bangkit Dari Pandemi: Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit", Sabtu (15/8).

Menurut Erick, adanya anggapan dari negara lain bahwa Indonesia gagal dalam penanganan covid-19 tidaklah benar. Pasalnya jika dibandingkan data real penanganan covid-19 baiknya dengan negara lain.

 “Kadang-kadang asumsi di luar negeri kita gagal total. Padahal kalau dilihat dari data real, kita sama baiknya,” sambungnya.

Bahkan, beberapa pihak kerap membandingkan jumlah kematian di Indonesia dengan negara lain sehingga seolah Indonesia terlihat gagal dalam penanganan pandemi ini.  Dengan membandingkan tingkat kematian dengan penanganan covid-19 tidak sepadan.

Erick menegaskan bahwa jumlah kematian di Indonesia terlihat tinggi sebab populasinya juga besar. Kemudian ia menilai juga tidak fair jika tingkat kematian di Indonesia dibandingkan negara yang memiliki populasi lebih sedikit, pasalnya Indonesia merupakan negara kepulauan bukan daratan.

“Jika ingin berdebat tingkat (mohon maaf) yang meninggal. Kita balikkan data jumlah meninggal dengan populasi, kita jauh lebih baik dari AS, Rusia, dan India.  Jika dibandingkan negara lain yang lebih kecil populasi per 10 tidak fair. Kita tau kita kepulauan bukan dataran” tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa ada tiga prioritas Indonesia dalam penanganan covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Pertama  Indonesia sehat, Indonesia bekerja dan Indonesia tumbuh.

“Bicara program prioritas Indonesia kerja, sesuai slogannya kesehatan pulih ekonomi bangkit gak bisa dibalik balik. Sama kaya prioritas Indonesia sehat, Indonesia bekerja, Indonesia tumbuh gak bisa dibolak balik” tuturnya.

Menurutnya tidak mungkin ketiga prioritas tersebut berjalan lancar atau sukses tanpa adanya gotong royong. Oleh karena itu ia berharap exit strategy didukung komprehensif oleh semua pihak, termasuk masyarakat, dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Bagaimana melakukan percepatan, support dan terakhir sinkronisasi program Indonesia bekerja, Indonesia sehat dibantu banyak pihak. Timeline jelas bahwa kampanye sosialisasi, peningkatan kedisiplinan. Kemudian menjalankan protokol kesehatan menggunakan masker, cuci tangan,  jaga jarak keharusan protokol dilakukan masyarakat” tuturnya .

Editor : Komang (komang_99@yahoo.com )

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN