Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Perhatikan BBTN, CTRA, DOID, ELSA, JPFA, MEDC, MIKA, PTRO, RALS dan UNTR

Kamis, 11 Januari 2018 | 08:37 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

OSO Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak menguat terbatas di kisaran 6.335 - 6,414. Beberapa saham yang memiliki potensi kenaikan yaitu : BBTN, CTRA, DOID, ELSA, JPFA, MEDC, MIKA, PTRO, RALS dan UNTR.

 

IHSG ditutup melemah -0.03% ke level 6,371.17 dengan candle bearish. Indeks sempat menguji level resistance terdekat di level 6,402, kemudian melemah ke level terendah 6,355 dan setelah itu ditutup gap up di akhir perdagangan ke level 6,371.17. Stochastic, RSI bergerak bullish dan MACD masih positif dengan volume netral.

 

Pada perdagangan hari Rabu (10/01), IHSG ditutup turun tipis -0.03% ke level 6,371.17. Tujuh dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori negatif, dimana sektor aneka industri dan properti memimpin penurunan masing- masing sebesar 0.76% dan 0.31%.

 

Berikut saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya : BBRI, ICBP, BUMI, WIKA, AKRA, dan PTPP. Terbatasnya pergerakan indeks tersebut nampaknya dikarenakan kekhawatiran pelaku pasar akan prospek pertumbuhan ekonomi tahun ini.

 

Moody’s memberikan peringatan bahwa adanya pilkada tahun ini akan cukup beresiko serta dikhawatirkan memperlambat momentum reformasi kebijakan ekonomi. Meski demikian, Pelaku pasar asing pada perdagangan hari Rabu membukukan aksi beli bersih (netbuy) senilai Rp 100.76 miliar. Nilai tukar Rupiah terapresiasi sebesar 0.10% ke level Rp 13,425.

 

Sedangkan Binaartha Sekuritas memrediksi laju IHSG berpeluang menguji level support-resistance yang berkisar 6.230-6.460., Selama satu pekan ini pergerakan indeks akan cenderung bullish.

 

Seiring dengan hal itu, pada pekan ini ada perilisan sejumlah data ekonomi, seperti PMI Manufacturing Index, inflasi, dan indeks keyakinan konsumen. Andaikan hasil dari data ekonomi tersebut di atas ekspetasi pelaku pasar, IHSG akan kembali memiliki katalis positif.

 

Di samping domestik, katalis positif juga berpotensi datang dari sentimen di luar negeri. Misalnya itu stabilitas harga komoditas di dunia. Pasalnya, pada pekan ini Amerika Serikat (AS) akan merilis data United States (US) crude oil investories, yang diperkirakan hasil stok minyaknya akan defisit.

 

Kemudian sentimen global lain yang cukup penting diperhatikan adalah data indeks manufaktur di Tiongkok dan data US non farm payroll. Serta terdapat rencana pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC), yang berpotensi membahas pandangan ke depan terkait ekonomi AS pada 2018, maupun persiapan transisisi kepemimpinan Janet Yellen kepada Jerome Powel. (ely)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN