Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Perhatikan LPKR, PGAS, SMRA, WSKT, PWON

Rabu, 13 September 2017 | 08:16 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Reliance Securities memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak mixed menguat tertahan pada range pergerakan 5.850- 5.916. Saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya LPKR, PGAS, SMRA, WSKT, PWON. IHSG bergerak terkonsolidasi bertahan pada level MA20 setelah sebelumnya berhasil break out menguat.

 

Posisi upper bollinger bands menyempit memberikan signal pergerakan yang mulai terbatas pada level saat ini. IHSG (+0.01%) ditutup menguat tipis 0.49 pada level 5872.38 setelah sempat menguat pada sesi pertama.

 

Upaya-upaya pemerintah dalam menambah RAPBN seperti terus menekan subsidi listrik dan BBM hingga melakukan pengembangan instrumen pendanaan baru pada Infrastruktur menandakan kondisi APBN yang kian menyempit dari kebutuhan pembangunan yang ada.

 

Indeks sektor property-konstruksi (1,50%) menjadi penekan terbesar IHSG sedangkan Indeks pertanian (+1.19%) menguat mampu penahan hingga terkonsolidasi

pada zona positif. Investor asing pun tercatat net sell Rp 399,54 miliar.

 

Sedangkan Erdikha Elit Sekuritas memperkirakan Indeks masih dapat melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini dengan potensi penguatan yang relatif terbatas dan sangat rawan untuk melanjutkan koreksi. Investor disarankan untuk merealisasi keuntungan sebagian portofolio untuk mengurangi resiko koreksi. Range pergerakan IHSG pada hari ini berada pada kisaran 5.840- 5.900.

 

Saham-saham yang menarik: ACES, BBCA, BBTN, PGAS, PWON. IHSG di tutup melemah pada akhir perdagangan kemarin setelah sempat menguat tipis pada perdaganagan intraday membentuk pola candle spinning top, sinyal awal potensi reversal.

 

Stochastic masih mengarah pada bullish momentum namun ruang penguatannya relatif sempit karena sudah menyentuh areal oversold, rawan terkoreksi. Sementara Bill William nampak masih melanjutkan fase Acceleration dan diperkirakan masih akan berlanjut dalam satu hari ke depan.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN