Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aksi sosial PBA Unpad bagi korban longsor di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat.

Aksi sosial PBA Unpad bagi korban longsor di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat.

Perkumpulan Bumi Alumni Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Sumedang

Minggu, 24 Januari 2021 | 09:59 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

SUMEDANG, investor.id - Perkumpulan Bumi Alumni (PBA) menyalurkan bantuan logistik dan uang tunai kepada korban longsor di Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat. Bantuan yang bdigalang dari para UMKM anggota PBA tersebut diserahkan oleh Ketua Umum PBA Ary Zulfikar (Kang Azoo) melalui Pembina Yayasan Pendidikan Fathimah Az- Zahra, Sabtu (23/1/2021).

Kang Azoo mengatakan, perlu penanggulangan yang terintegrasi, mitigasi bencana dan recovery sarana sosial dengan mempertimbangkan aspek teknik geologi yang menyertakan ahli dari  geologi Unpad.

Pada acara yang sama, Dewi Tenty selaku pemerhati koperasi, UMKM dan Ekonomi Kreatif sekaligus inisiator UMKM Bumi Alumni juga memberikan motivasi kepada Ibu-Ibu dan generasi muda di lokasi bencana. Menurutnya saat ini UMKM menjadi pilihan dan dapat diandalkan dalam masa krisis ekonomi.

Turut hadir Pengurus Pusat Riset Kebencanaan UNPAD, Pengurus Forkoma Geologi UNPAD, Relawan Mahasiswa UNPAD, Tokoh Masyarakat dan Relawan Mahasiswa UNPAD dan Relawan Independen.

Dicky Muslim dari PRK UNPAD bidang Koordinator Bencana juga memberikan gambaran mengenai kondisi bencana, penyebab dan potensi longsor susulan yang disampaikan secara komprehensif. Warga berharap agar kajian mengenai kebencanaan dari PRK UNPAD dapat menjadi acuan instansi terkait untuk menangani bencana di Cimanggu.

“Di desa ini ada 40 KK yang terdiri dari 131 jiwa yang terkena dampak longsor dan banjir. Akibat longsor, air mengaliri cukup deras menggenangi rumah warga hampir setinggi dada manusia, menyebabkan semua mengungsi ke posko di Yayasan Fathimah Az-Zahra”, kata Taufik yang merupakan Pengurus yayasan tersebut.

Longsor dan banjir juga menyebabkan kerusakan pada semua isi rumah warga. Terlihat sebagaian warga masih membersihkan puing-puing bekas banjir dan longsor. Menurut Dicky, hal yang mesti diwaspadai adalah longsor lanjutan, mengingat secara struktur tanah ada potensi akibat dari pembangunan perumahan yang tidak memperhatikan jalur irigasi air. “Jadi mitigasi yang harus dilakukan adalah memperbaiki saluran air terlebih dahulu untuk mencegah longsor lanjutan”, ujar Dicky.

Yang juga perlu diantisipasi, menurut Dicky, dilokasi yang berpotensi longsor ada bangunan Sutet yang melintas antar desa. “Perbaikan saluran air mesti segera dilakukan untuk menghindari terjadi longsor lanjutan, khususnya terkait dengan Bangunan Sutet,” imbuh Dicky.

Beberapa tokoh didesa tersebut, juga mengungkapkan bahwa saat ini sedang dilakukan upaya perbaikan tanah disekitar longsor agar tidak merambat ke Instalasi toren  air yang menyalurkan air bersih ke 200-an warga di daerah ini.  Oleh karenanya, Kang Azoo menyatakan Bidang Advokasi PBA juga akan melakukan advokasi kepada warga sekitar termasuk developer sekitar longsor yang mungkin juga berkontribusi terjadinya longsor akibat pembangunan yang tidak memperhatikan aspek lingkungan hidup.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN