Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Perlunya Strategi Mitigasi untuk Penyumbang Covid-19 Terbanyak

Kamis, 27 Januari 2022 | 22:45 WIB
Hendro Situmorang

JAKARTA, investor.id  - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan perlunya kebijakan khusus yakni strategi mitigasi bagi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten sebagai penyumbang terbanyak kasus Covid-19 di Indonesia.

Kenaikan kasus harian kemarin Rabu, 26 Januari 2022 menyentuh angka 7.010. Satgas menyebut, dalam sepekan, DKI Jakarta, Jabar, dan Banten jadi penyumbang terbanyak dengan 13.316 kasus. Bahkan hari ini Kamis, 27 Januari 2022 menembus angka 8.077.

Menurutnya, pemerintah dan Satgas daerah perlu strategi mitigasi untuk menekan laju kasus selama dua minggu ke depan untuk mencegah lonjakan kasus lebih tinggi lagi.

"Mohon segera mengevaluasi, menegakkan implementasi protokol kesehatan, baik di sektor perkantoran, fasilitas publik, maupun transportasi publik. Pemerintah pusat akan berkoordinasi dan mengevaluasi mitigasi daerah secara rutin," kata Wiku saat konferensi pers menjawab pertanyaan Beritasatu.com, Kamis (27/1/2022).

Ia juga mengimbau warga di tiga provinsi tersebut untuk tidak melakukan aktivitas di tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Wiku meminta Pemda DKI, Jabar, dan Banten menekan mobilitas ke daerah lain.

Selain itu warga di tiga provinsi tersebut diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Dia juga mengimbau Pemda DKI, Jabar, dan Banten menekan mobilitas ke daerah lain.

"Penting bagi daerah yang sedang mengalami kenaikan kasus untuk memperketat protokol kesehatan (prokes) dan menekan mobilitas ke daerah lain guna mencegah transmisi antardaerah, terutama tiga provinsi DKI Jakarta, Jabar, dan Banten," ungkap dia.

"Jika kasus pada tiga provinsi ini terkendali, daerah lain pun akan bisa terkendali. Kita tetap harus bisa menjaga agar daerah yang kasusnya masih rendah untuk tetap kondusif dan tetap rendah kasusnya," pungkas Wiku.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN