Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kompol Vivick Tjangkung usai mempertahankan disertasi untuk meraih gelar doktor Universitas Sahid, Jakarta.

Kompol Vivick Tjangkung usai mempertahankan disertasi untuk meraih gelar doktor Universitas Sahid, Jakarta.

Pertahankan Disertasi, Kompol Vivick Tjangkung Resmi Sandang Gelar Doktor

Kamis, 8 April 2021 | 09:28 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id -- Kompol Vivick Tjangkung resmi menyandang gelar doktor dari Universitas Sahid Jakarta, setelah mempertahankan disertasi berjudul "Perubahan Pola Komunikasi Organisasi Polri dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Sadar Narkoba Melalui Sistem Pelaporan Qlue (Studi Fenomenologi pada Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan)". Sidang terbuka disertasi ini dilakukan di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Wanita bernama lengkap Josephien Vivick Tjangkung ini memaparkan, kejahatan Narkoba merupakan kejahatan serius yang bersifat lintas negara (transnational crime), kejahatan terorganisir (organized crime), yang dapat menimpa dan mengancam setiap negara dan bangsa serta dapat mengakibatkan dampak buruk yang sangat masif.

Sejak beberapa tahun lalu, Vivick bergabung dengan program doktoral (S3) Ilmu Komunikasi Universitas Sahid. Vivick menulis disertasi di bawah bimbingan promotor Prof Dr Alo Liliweri, MS dan co-promotor Dr Andi Mirza Rondak, M.Si.

Menurut Vivick, aplikasi Qlue merupakan salah satu contoh media yang digunakan oleh Sat RESNARKOBA POLRES Metro Jakarta Selatan dalam meningkatkan partisipasi  masyarakat sadar narkoba. Di era 4.0, perubahan proses penyebaran informasi (diseminasi) terjadi secara nyata di segala bidang kehidupan, tak terkecuali di bidang penyuluhan atau sosialisasi.

"Sosialisasi yang biasanya dilakukan adalah penyuluh narkoba adalah menggunakan metode tatap muka secara langsung dengan menghadirkan atau mendatangani sejumlah khalayak di suatu tempat, kini berubah menjadi pemanfaatan menjadi pemanfaatan fasilitas jaringan kerja (network) dan dunia maya (cyber area) internet," urai Vivick dihadapan penguji disertasinya.

Vivick mengatakan, Polri tengah berubah dalam pola persuasi kepada masyarakat, memanfaatkan media baru yang lebih humanis dan murah tetapi menghasilkan impact yang besar. Polri diharapkan tetap mengembangkan inovasi baru dalam pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam membentuk perilaku antinarkoba. 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN