Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Foto: Investor Daily/IST

Presiden Joko Widodo. Foto: Investor Daily/IST

Pimpin Rapat Terakhir, Jokowi Ucapkan Terima kasih

Novy Lumanauw, Kamis, 3 Oktober 2019 | 15:10 WIB

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat paripurna Kabinet Kerja di Istana Negara, Jakarta, Kamis (3/10).

Rapat yang membahas tentang evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019 dan persiapan implementasi APBN 2020 adalah yang terakhir bagi pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua menteri/kepala lembaga atas kerja kerasnya selama lima tahun ini membantu saya dan Bapak Jusuf Kalla dalam menjalankan visi dan program prioritas kita bersama,” kata Presiden Jokowi.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi menuturkan tentang kenangannya membentuk Kabinet Kerja, pada lima tahun lalu. Disebutkan, saat itu sama sekali tidak ada visi dan misi menteri sebab yang ada hanyalah visi-misi Presiden dan Wakil Presiden.

“Alhamdulillah, dalam lima tahun ini banyak yang kita kerjakan dengan berbagai keterbatasn yang ada. Dan juga masih banyak pekerjaam rumah yang belum bisa kita selesaikan,” katanya.

Presiden Jokowi mengungkapkan, selama lima tahun ini, pemerintahan yang dipimpinnya telah menyusun sebuah fondasi bagi arah pembangunan nasional agar lebih tangguh, lebih produktif, dan lebih merata.

“Kita juga telah mereformasi di bidang fiskal sehingga APBN kita semakin sehat dan mandiri,” katanya.

Lebih lanjut Presiden Jokowi mengatakan,selama periode 2014-2019, pemerintah telah meletakkan fondasi bagi pembangunan Indonesia sentris, bukan Jawa sentris dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.

“Kita juga telah memulai reformasi struktural secara besar-besaran dalam rangka meningkatkan daya saing, memangkas banyak aturan yang berbelit-belit, yang kita punyai saat ini,” katanya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA