Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Kementerian PPN/Bappenas. Foto: lowongankerjanew.com

Gedung Kementerian PPN/Bappenas. Foto: lowongankerjanew.com

PKB Minta Pemerintah Serius Bangun SDM dalam RPJMN 2020-2024

Gora Kunjana, Rabu, 12 Juni 2019 | 16:04 WIB

JAKARTA- Anggota Badan Anggaran DPR RI fraksi PKB, Yanuar Prihatin meminta pemerintah serius dalam menangani rencana pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2020.

Yanuar menilai pembangunan SDM Ini penting untuk mencapai tujuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Sehingga perlu diprioritaskan agar berjalan maksimal.

"Pembangunan SDM ini sangat fundamental, penting diperhatikan agar rencana pemerintah dalam menghadapi industri kreatif di RPJMN 2020-2024 ini menjadi selaras," ujar Yanuar dalam rapat bersama pemerintah dalam pembahasan RAPBN dan RKP 2020-2024 di Gedung Parlemen, Selasa (11/06/2019).

Yanuar melihat fenomena penurunan penerimaan pajak, pelaporan pajak palsu dan rendahnya kesadaran dalam membayar pajak ini semua berawal dari manusia. Maka, ini akan menjadi tonggak awal dalam keberhasilannya RPJMN 2020-2024.

"Penting diperhatikan kedepan, masih banyaknya anak muda yang tidak menggunakan teknologi sebagai modal usaha, ini menjadi konsen pemerintah kedepan dalam hal meningkatkan ekonomi Indonesia," terangnya.

Dalam konteks tersebut, Yanuar menyatakan SDM Indonesia kedepan harus membuka lapangan kerja, membangun mental kemandirian, dan bisa menguasai teknologi.

"Kedepan SDM Indonesia harus bisa membuka lapangan kerja, mengurangi pengangguran bukan saja berpaku dengan perusahaan besar saja tapi mampu bersaing antar individu," tegasnya.

Sebelumnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan telah menyelesaikan road map Sumber Daya Manusia yang akan dimasukkan dalam RKP 2020 dan RPJMN 2020-2024. Bambang menyebutkan hal ini untuk melihat peta kebutuhan tenaga kerja perbidang baik pendidikan umum atau vokasi.

"Kita akan meningkatkan sektor pendidikan dan pembangunan SDM untuk mengurangi pengangguran lulusan SMK dan Universitas. Hal ini dikarenakan perusahaan melihat kebutuhan skill yang kadang tidak dimiliki oleh lulusan tersebut," tuturnya.

Sumber: PR

BAGIKAN