Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pertemuan Presiden Joko Widodo dan PM Suga di Istana Bogor, Selasa (20/10/2020). Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

Pertemuan Presiden Joko Widodo dan PM Suga di Istana Bogor, Selasa (20/10/2020). Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

PM Suga Puji Indonesia Sebagai Negara Besar di Asean

Selasa, 20 Oktober 2020 | 20:59 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

BOGOR, investor.id – Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengungkapkan kekagumannya saat melakukan kunjungan kenegaraan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/10/2020). Di hadapan Presiden Jokowi, PM Suga memuji Indonesia sebagai negara besar di Asean.

“Pertama-tama, saya mengucapkan terima kasih atau ketulusan dan kehangatan hati Bapak Presiden Joko Widodo dalam menyambut kami di Istana Bogor,” kata PM Suga saat memberikan keterangan pers bersama Presiden Jokowi.

PM Suga yang datang bersama Ibu Suga Mariko mengaku kagum atas eksistensi Indonesia di Kawasan Asia Tenggara (Asean).

“Saya merasa sangat senang mengunjungi Indonesia yang merupakan negara besar di Asean dalam lawatan pertama sejak saya menjabat sebagai perdana menteri,” jelas dia.

Ini merupakan lawatan pertama PM Suga ke luar negeri setelah ia dilantik pada September lalu, menggantikan pendahulunya Shinzo Abe, yang mengundurkan diri karena sakit.

PM Suga mengatakan, dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi telah diungkapkan tekad pemerintah Jepang untuk memprakarsai upaya-upaya berkontribusi demi perdamaian dan kesejahteraan di kawasan Asean. “Dengan menyebutkan Asean memainkan peranan penting dalam mewujudkan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, Jepang secara penuh mendukung Asean Outlook on Indo-Pasifik yang dipelopori Indonesia untuk diadopsi dan memiliki banyak kesamaan fundamental dengan visi Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Berpijak pada hal ini,  katanya, Jepang akan bekerja sama dengan Indonesia menjelang KTT Asean terkait yang akan digelar pada November mendatang.

Selain itu, Jepang bersama Indonesia yang merupakan negara maritim di kawasan Indo Pasifik sekaligus mitra strategis Jepang, akan mendorong kerja sama lebih lanjut, termasuk upaya untuk mengatasi wabah Covid -19.

“Pertama dengan mempertimbangkan dampak penyebaran Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia, pada kesempatan ini Jepang telah menetapkan pemberian pinjaman sebagai bantuan fiskal sebesar Yen 50 miliar untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana Indonesia,” katanya.

Selain itu, Jepang  akan mendorong lembaga pengkajian kesehatan di Indonesia melalui pemberian barang dan peralatan medis. Pemerintah Jepang juga memastikan untuk memulai kembali perjalanan antara kedua negara bagi pebisnis, termasuk perawat dan care giver di bawah kerangka Indonesia – Jepang (IJEPA) sekaligus kami sepakat berkoordinasi secara erat untuk memulai secepat-cepatnya perjalanan dengan tujuan bisnis bisnis untuk jangka pendek dengan melonggarkan langkah isolasi mandiri selama 14 hari setelah memasuki negara tujuan.

“Mengenai prioritas utama dalam pembangunan nasional yang ditekankan Bapak Presiden Jokowi, Jepang akan secara mantab memajukan kerja sama di bidang infrastruktur seperti pembangunan MRT, kereta semi cepat jalur Jakarta-Surabaya, pembangunan dan pengelolaan Pelabuhan Patimban, pembangunan pulau-pulau terluar, serta kerja sama untuk meningkatkan ketahanan ekonomi,” kata PM Suga.

Selain itu, dengan mempertimbangkan perubahan situasi di kawasan dalam rangka mengkonkretkan kerja sama di bidang keamanan dan pertahanan antara kedua negara.

“Kami sepakat mengadakan pertemuan 2+2 dalam waktu tidak lama dan mempercepat pembahasan menuju pengalihan peralatan dan teknologi pertahanan serta mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM), termasuk penegakan hukum di laut,” katanya.

Sementara itu, terkait isu-isu regional lainnya, termasuk Korea Utara dan Laut Tiongkok Selatan, pemerintah Indonesia dan Jepang sepakat bahwa kedua negara akan menjalin kerja sama erat untuk mengatasi berbagai persoalan di wilayah itu.

“Selain itu, saya minta kerja sama Indonesia agar isu penculikan warga Jepang oleh Korea Utara dapat segera diselesaikan. Jepang akan bekerja sama dan bergandengan tangan dengan Indonesia bagi perdamaian dan kesejahteraan kawasan ini berlandaskan kemitraan strategis kedua negara kita,  yang diperkokoh dengan kunjungan saya ke Indonesia kali ini,” kata PM Suga.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN