Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jakarta Barat saat Pemilu 2019, Rabu (17/4). Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jakarta Barat saat Pemilu 2019, Rabu (17/4). Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

PEMILU AMAN

Polisi Antisipasi Potensi Ancaman Lanjutan

B1/Antara, Kamis, 18 April 2019 | 09:25 WIB

JAKARTA - Mabes Polri menyatakan situasi keamanan di seluruh Indonesia dalam pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 terpantau aman. Dari Polda Aceh sampai Papua secara umum sangat kondusif.

“Polri mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Indonesia dan seluruh aparat keamanan yang sudah bekerja keras melakukan proses pengamanan ini,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Rabu (17/4).

Persiapan itu sudah dimulai jauh hari sejak tahap awal pemilu. Kini Polri bersama TNI terus akan mengawal proses perhitungan surat suara di tiaptiap TPS.

“Untuk pilpres mungkin sudah selesai. Tapi fokus pengamanan selanjutnya adalah penghitungan DPR RI, DPD provinsi, DPR kabupaten dan DPD. Polri juga masih akan mengamankan dan mengawal seluruh surat suara dari TPS ke PPK dan PPK ke tingkat kabupaten selanjutnya dikirim ke tingkat provinsi,” sambungnya.

Polisi akan bekerja hingga 35 hari ke depan setelah hari pemungutan suara, Rabu (17/4) hari ini. Polisi akan mengamankan perhitungan secara nasional hingga di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat.

Polri juga masih fokus mengamankan kegiatan masyarakat lainnya. Seperti hari Jumat ada kegiatan umat kristiani melaksanakan Jumat Agung juga akan mendapatkan pengamanan.

Sementara itu potensi gangguan dalam masa ini antara lain perampasan surat suara, pengancaman, penganiayaan terhadap petugas TPS dan KPPS, pembakaran, pengerusakan sampai terjadinya bentrok.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, Dedi menyebut kejadian menonjol terjadi di Papua dan Sulawesi Tengah, di mana di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di dua daerah tersebut terjadi penundaan pelaksanaan pemungutan suara.

“Ada beberapa kejadian penundaan pelaksanaan Pemilu di Papua, sudah dikoordinasikan antara KPU dan aparat setempat. Hari ini diupayakan tetap dilaksanakan (pemungutan suara). Juga ada beberapa keterlambatan pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Banggai, Sulteng, karena keterlambatan pelipatan surat suara oleh staf KPU. Juga diupayakan tetap dilaksanakan (pemungutan suara),” tuturnya.

Tali Persaudaraan

Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengajak masyarakat yang sebelumnya terbelah menjadi dua kubu pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden berbeda kembali menjalin tali persaudaraan.

“Kalau kurang lebih tidak ada lah yang sempurna, spirit kita kan sudah selesai, sekarang ayo kita tunjukkan sebagai Negara besar, kita bersaudara lagi. Sudah cukup lah itu,” ujar Luhut Binsar Panjaitan di Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (17/4).

Ia mengapresiasi kepada penyelenggara pemilu, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) mau pun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) serta pihak pengamanan dari TNI mau pun Polri yang menyukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi.   

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA