Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) didampingi Karo Penmas Brigjen Pol Rusdi Hartono (kiri).  Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono (kanan) didampingi Karo Penmas Brigjen Pol Rusdi Hartono (kiri). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Polri Siap Amankan Papua dari Teroris

Selasa, 4 Mei 2021 | 17:15 WIB
Farouk Arnaz

JAKARTA, investor.id  — Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan hingga kini Polri belum berbicara soal penggunaan UU Antiterorisme terhadap kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang telah resmi dikategorikan pemerintah sebagai organisasi teroris.

“Kita tunggu saja perkembangannya seperti apa. Yang jelas TNI-Polri siap mengamankan dan melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang ada,” kata Argo saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (4/5/2021).

Untuk itu jenderal bintang dua ini juga masih enggan saat ditanya lebih detail soal efek pengenaan UU ini.

Seperti kerawanan pelanggaran HAM yang berpotensi terbuka lebar sebab dengan UU ini mereka yang menyembunyikan dan melindungi pelaku teror bisa ditindak.

Tak hanya itu, hingga kini juga belum ada keputusan soal apakah Densus 88/Antiteror yang akan jadi ujung tombak penegakan hukum di Papua kendati Densus telah lama punya Satgaswil di provinsi ujung Timur Indonesia itu.

Seperti diberitakan, wacana menjadikan organisasi separatis ini sebagai kelompok teror awalnya mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat antara BNPT dengan Komisi III DPR, 22 Maret lalu.

Lalu pada Kamis pekan lalu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melabeli mereka sebagai teroris dan penanganannya menjadi kewenangan aparat kepolisian.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN