Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal (kanan), bersama Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi, menggelar jumpa pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa
(11/6/2019). Aparat kepolisian mengungkap perkembangan dalang kerusuhan 21-22 Mei 2019 yang terjadi saat aksi ke jalan terkait hasil Pilpres 2019. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Mohammad Iqbal (kanan), bersama Kapuspen TNI Mayjen TNI Sisriadi, menggelar jumpa pers di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6/2019). Aparat kepolisian mengungkap perkembangan dalang kerusuhan 21-22 Mei 2019 yang terjadi saat aksi ke jalan terkait hasil Pilpres 2019. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Polri Ungkap Kivlan Zen Dalang Rencana Pembunuhan Empat Tokoh Nasional

Nurjoni, Rabu, 12 Juni 2019 | 08:54 WIB

JAKARTA -- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengungkap mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen sebagai aktor utama atau dalang dalam rencana pembunuhan empat tokoh nasional. Peran Kivlan memberikan perintah dan dana kepada pelaku lapangan untuk membunuh.

“Kami penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyampaikan perkembangan kasus membawa menyimpan, menguasai dan menyembunyikan senjata api ilegal tanpa hak, tanpa izin dengan motif melakukan permufakatan jahat yang dilakukan dua orang atau lebih sebagaimana Pasal 88 KUHP untuk melakukan perencanaan pembunuhan kepada lima orang,” kata Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Sam Indradi dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6).

Ia menjelaskan, pengungkapan Kivlan sebagai dalang berawal dari penangkapan 6 tersangka, di mana masing-masing perannya sebagai leader, pencari eksekutor, eksekutor, orang yang mencari senjata api dan terakhir menjual senjata api ilegal.

Para tersangka tersebut adalah HK alias Iwan, IR, TJ, AZ, AD, dan seorang wanita berinisial AF alias Fifi. Seluruhnya ditangkap di wilayah Bogor, Jakarta, dan Bandara Soekarno- Hatta pada 21 dan 24 Mei 2019.

Menurut Ade Ary, para tersangka yang dipimpin Kivlan diduga melakukan permufakatan jahat untuk melakukan pembunuhan berencana terhadap empat tokoh nasional dan satu direksi Charta Politika, Yunanto Wijaya. Empat tokoh nasional tersebut adalah Menko Polhukam Wiranto, Kepala BIN Budi Gunawan, Staf Sus Presiden bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

Dia menuturkan, Kivlan memesan senjata api, memberikan target pembunuhan sekaligus memberikan duit operasional. Kivlan berperan memberikan perintah kepada tersangka HK alias I dan tersangka AZ untuk mencari eksekutor pembunuhan.

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA