Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto: Istimewa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Foto: Istimewa

Potensi Food Waste di Jatim Capai 4,6-7,4 Juta Ton Per Tahun

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:14 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, potensi food waste di Jatim mencapai 4,6-7,4 juta ton per tahun atau sekitar 15,59% -20,33% terbuang.

Ia minta masyarakat bisa mulai mengubah pola pikir dan lebih bijak mengelola makanan. “Perkirakan dengan baik jumlah makanan yang diperlukan,” katanya, Sabtu (16/10/2021).

Khofifah merekomendasikan agar masyarakat merencanakan menu makanan di rumah secara seksama, sehingga tidak ada makanan yang harus dibuang menjadi limbah rumah tangga.

Dia juga mengingatkan kepada generasi muda agar bisa memilih bahan pangan yang sehat, aman, bergizi, dan juga bermutu.

“Generasi milenial bisa menjadi duta keamanan pangan dan mengajak lingkungan di sekitarnya membeli panganan produk lokal. Atau dengan berinovasi memakai produk lokal misalnya porang,” ujarnya.

Khofifah pun mengajak para generasi milenial untuk menjadi konsumen yang cerdas dan kritis memilih pangan. Serta harus mampu mengajak masyarakat menjaga daya tahan tubuh di masa pandemi Covid-19.

“Generasi milenial harus proaktif jadi agen perubahan. Selain mengampanyekan kebiasaan baru, harus menebar semangat untuk membangun hidup sehat dan cerdas dalam memilih pangan yang aman, bermutu, dan bergizi,” ujarnya.

Di sisi lain Khofifah juga berharap, kebutuhan pangan masyarakat harus terpenuhi dan tidak ada lagi masyarakat yang tidak bisa memenuhi gizinya. Apalagi, Jatim sudah menjadi provinsi swasembada pangan. Ada surplus komoditas baik beras maupun jagung di Jatim. Sebagai provinsi dengan kawasan maritim dan agraris tropis dengan potensi produksi pangan yang beragam dan besar.

“Jatim sejatinya berpeluang jadi provinsi besar yang maju dan makmur,” tutur Khofifah.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN