Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Sumber: BSTV

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Sumber: BSTV

PPKM Level 3 Berakhir, Bed Isolasi di Jakarta Hanya Terpakai 11%

Senin, 13 September 2021 | 12:27 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id   - Bed atau tempat tidur isolasi di 140 rumah sakit (RS) rujukan Covid-19 yang berada di Jakarta hanya terpakai 11% pada hari terakhir penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3, Senin (13/9/2021).

Jumlah ini menurun 3% dibandingkan sepekan sebelumnya, 5 September 2021, di mana saat itu tingkat keterisian atau BOR tempat tidur isolasi berada di angka 14%.

“Untuk BOR tempat tidur isolasi, dari 6.721 bed, 780 terisi. Itu artinya sudah 11%,” ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/9/2021).

BOR tempat tidur isolasi dari pekan per pekan terus mengalami penurunan. Pada 5 September lalu, BOR tempat tidur isolasi berada di angka 14% dengan kapasitas 7.372 bed dan total pasien isolasi sebanyak 1.030 orang. Pada pekan sebelumnya lagi, 29 Agustus, BOR tempat tidur isolasi berada di angka 17% atau terpakai 1.489 bed dari kapasitas 8.745 bed.

Angka BOR tempat tidur isolasi memang terus mengalami penurunan secara konsisten sejak puncaknya pada 21 Juni hingga 15 Juli 2021 lalu di mana BOR-nya berada di atas angka 90%. Puncak tertinggi terjadi pada 28 Juni lalu dengan angka BOR 94% di mana sebanyak 9.787 pasien Covid-19 menempati tempat tidur isolasi dari kapasitas 10.448 bed.

Selain itu, kata Riza, BOR tempat tidur ICU juga mengalami penurunan. Hingga saat ini, tutur dia, BOR tempat tidur ICU berada di angka 23%. Jumlah ini berkurang 5% dari BOR pada pekan sebelumnya, 5 September, yakni 28%. “BOR ICU-nya dari 1.217 kapasitas, 275 terisi atau 23%,” ungkap Riza.

Pada 5 September lalu, BOR tempat tidur ICU berada di angka 28% di mana kapasitasnya 1.280 bed dan terisi oleh 359 pasien Covid-19. Sementara pada 29 Agustus lalu, BOR tempat tidur ICU berada di angka 30% di mana kapasitas tempat tidur ICUnya sebanyak 1.468 bed dan yang dipakai oleh pasien Covid-19 sebanyak 440 bed.

BOR ICU ini juga terus menurun sejak masa puncaknya, 28 Juni hingga 21 Juli 2021 di mana pada masa itu BOR tempat tidur ICU berada di atas angka 90%. Puncak tertinggi BOR tempat tidur ICU terjadi pada 14 Juli dengan total pasien ICU sebanyak 1.446 dan kapasitas tempat tidur ICU saat itu sebanyak 1.523 bed. Artinya, BOR saat itu berada di angka 95%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN