Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito Sumber: BSTV

PPKM Mikro akan Diperpanjang Kembali

Minggu, 4 April 2021 | 17:05 WIB
Hendro D Situmorang

JAKARTA, investor.id  - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyatakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat tingkat desa dan kelurahan (PPKM Mikro) rencananya akan diperpanjang.

PPKM skala mikro jilid 4 ini berlaku selama 14 hari yang dimulai pada 23 Maret dan berakhir pada 5 April 2021. PPKM dinilai efektif dalam dalam menekan kasus positif Covid-19, Meningkatkan angka kesembuhan, dan menekan angka meninggal mingguan.

"PPKM Mikro akan diperpanjang. Alasannya untuk memastikan pengendalian tetap guna menekan kasus Covid-19 di Indonesia," kata dia ketika dihubungi Beritasatu.com pada Minggu (4/4/2021).

Menurut Prof Wiku pemerintah akan melakukan perpanjangan PPKM Mikro pada saat hal tersebut belum berakhir dari 5 April 2021. Program ini dinilai menjaga tingkat pengendalian kasus Covid-19 sekaligus meningkatkan efektivitas pengendalian Covid-19 di tingkat nasional.

Cakupan wilayah PPKM mikro pun kini sudah diperluas. Semula, terdapat 10 provinsi yang menerapkan kebijakan ini yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Banten, Bali, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Utara.

Kini, ada 15 provinsi yang menerapkan pembatasan tersebut dengan tambahan provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Airlangga mengungkap, ada empat parameter yang digunakan untuk menerapkan PPKM mikro di suatu wilayah, yakni kasus aktif di atas rata-rata nasional, kesembuhan di bawah rerata nasional, tingkat kematian di atas rata-rata nasional, dan tingkat keterisian rumah sakit atau ruang isolasi pasien Covid-19 di atas 70%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN