Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mendagri Tito Karnavian. Sumber: BSTV

Mendagri Tito Karnavian. Sumber: BSTV

PPKM Mikro Diterapkan Mulai Besok, Pembatasan untuk Kantor, Tempat Kerja, dan Mal Lebih Longgar

Senin, 8 Februari 2021 | 14:15 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah menerbitkan Instruksi Mendagri Nomor 30 Tahun 2021 yang mengatur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan berlaku pada 9 Februari hingga 22 Februari 2021. PPKM Mikro ini dilakukan bersamaan dengan PPKM dengan pengaturan lebih longgar dibandingkan PPKM sebelumnya.

 

Instruksi ini ditujukan khusus kepada para kepala daerah di Jawa dan Bali untuk menerapkan PPKM mikro sampai dengan tingkat Rukun Tetangga (RT)/Rukun Warga (RW) yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19. Dalam menerapkan PPKM Mikro ini, Mendagri minta para kepala daerah mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga tingkat RT.

 

Yang menarik adalah penerapan PPKM Mikro ini dilakukan bersamaan dengan PPKM dengan pengaturan lebih longgar dibandingkan PPKM sebelumnya. Misalnya, pembatasan aktivitas di tempat kerja atau perkantoran pada PPKM sebelumnya adalah 75% work from home (WFH) dan 25% work from office (WFO). Mulai besok, pembatasan aktivitas di tempat kerja atau perkantoran sedikit lebih longgor dengan ketentuan 50% WFH dan 50% WFO.

 

Begitu juga dengan kapasitas dan jam operasional restoran yang lebih longgar dengan PPKM yang diterapkan mulai besok, yakni kapasitas bisa mencapai 50% di restoran jam operasional hingga Pukul 21.00. Sebelumnya kapasitas di restoran hanya 25% dan jam operasional hingga pukul 20.00 WIB. Begitu juga dengan mal yang diizinkan beroperasi hingga pukul 21.00.

 

Berikut pengaturan PPKM yang diatur dalam Instruksi Mendagri:

 

a. Membatasi tempat dengan menerapkan WFH sebesar 50% dan WFO 50% dengan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat;

 

b. Melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring/online

 

c. Untuk sektor esensial seperti, kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, sistem pembayaran, pasar modal, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu, kebutuhan sehari-hari yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat;

 

d. Melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan, yakni untuk kegiatan restoran (makan/minum) di tempat sebesar 50% dan untuk layanan makanan melalui pesan-antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat, serta pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall sampai dengan pukul 21.00 dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat,

 

e. Mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat

 

f. Mengizinkan tempat ibadah untuk dilaksanakan ibadah dengan pembatasan kapasitas sebesar kapasitas sebesar 50% dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat

 

g. Kegiatan fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya yang dapat menimbulkan kerumunan dihentikan sementara

 

h. Dilakukan pengaturan kapasitas dan jam operasional transportasi umum.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN