Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bersilahturahmi lebaran ke Ketum Megawati Soekarnoputri, di Kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 2 Mei 2022.

Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto saat bersilahturahmi lebaran ke Ketum Megawati Soekarnoputri, di Kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 2 Mei 2022.

Prabowo-Puan Dinilai Punya Komitmen Sama dengan Jokowi

Sabtu, 14 Mei 2022 | 23:46 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri disebut sebagai king maker atau penentu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres dan Cawapres) untuk Pilpres 2024.

Pilihan rasional kedua tokoh tersebut diperkirakan akan mengusung Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Puan Maharani sebagai pasangan Capres-Cawapres di Pilpres 2024.

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu mengatakan, jika benar dukungan diberikan kepada pasangan Prabowo-Puan pada Pilpres 2024, tentu bukan tanpa alasan. Menurut Masinton, Prabowo dan Puan bisa melanjutkan tongkat estafet sejumlah program pemerintahan Presiden Jokowi.

"Pastinya beliau berdua Pak Prabowo dan Mba Puan tentu memiliki komitmen yang sama dengan Pak Jokowi. Komitmen Pak Prabowo dan Mba Puan tidak perlu diragukan untuk melanjutkan tongkat estafet kesinambungan program kerja Pak Jokowi," kata Masinton, kepada wartawan, Jakarta, Sabtu (14/5/2022).

Selain itu, kata Masinton, hubungan Megawati dengan Prabowo sudah terjalin sejak lama. Karena itu, kata dia kerja sama PDIP dengan Partai Gerindra sudah tidak perlu diragukan lagi. "Kalau relasi hubungan Ibu Mega dengan Pak Prabowo itu bukan hubungan baru, itu sudah cukup lama. Jauh sebelum koalisi Pilpres saat itu sudah cukup kenal," terang Masinton.

"Kemudian kalau dalam konteks kerjasama sebagai tokoh, sama-sama Ketum partai. Baik Ibu Mega dan Pak Prabowo menunjukkan sikap kenegarawanan, modal kebersamaannya sudah ada," lanjutnya.

Meski demikian, kata Masinton, hasil simulasi sejumlah lembaga survei terhadap pasangan Prabowo-Puan untuk Pilpres 2024 akan menjadi bahan pertimbangan baik PDIP maupun Gerindra. Sejumlah lembaga survei menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan Prabowo-Puan cukup signifikan.

"Dari berbagai survei yang mensimulasi Prabowo dan Puan menjadi bahan pertimbangan untuk memutuskan siapa yang akan diusung sebagai capres dan cawapres oleh Ibu Megawati sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan," kata Masinton.

Sebelumnya, Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Robi Sugara menilai Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri akan berperan penting dalam pertarungan pemilihan presiden 2024 mendatang. Menurut Robi, Megawati dan Jokowi merupakan king maker.

Keduanya memiliki kemampuan secara politik untuk menentukan sosok penentu siapa pasangan calon presiden dan wakil presiden pada 2014. "Jokowi sebagai Presiden dua periode yang diusung PDI-P, memiliki pendukung militan dan sudah tentu pendapat Presiden akan sangat dipertimbangkan dalam penentuan pasangan calon yang diusung partai banteng pada pilpres 2024," ujar Robi kepada wartawan, Selasa (10/5/2022).

"Sementara itu, Megawati sebagai Ketua Umum PDI-P selain memiliki suara terbanyak dalam pemilu kemarin, partai ini memiliki pengikut yang ideologis dan satu komando," kata Robi menambahkan.

Robi pun menilai pilihan rasional secara politik dari dua king maker ini adalah memadukan antara Prabowo Subianto-Puan Maharani dalam pilpres 2014. Bagi Jokowi, kata Robi, Prabowo dan Puan adalah orang dekat yang pernah menjadi anak buahnya. Sebelum menjabat sebagai Ketua DPR, Puan pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan pada kepemimpinan pertama Presiden Jokowi, 2014-2019. 

Lalu bagi Megawati, kata Robi, Puan adalah putrinya sendiri yang bisa meneruskan tradisi keluarga Soekarno menjadi pemimpin nasional. Sedangkan Prabowo juga bukan orang asing bagi Megawati. Megawati-Prabowo pernah berpasangan sebagai calon presiden dan wakil presiden pada 2009 lalu. 

"Kini saat yang tepat untuk kembali mengulang sejarah dengan memasangkan Prabowo dan Puan Maharani sebagai calon presiden dan wakil presiden 2024," pungkas Robi.

(YUS)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN