Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Primus Dorimulu/Investor Daily)

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Primus Dorimulu/Investor Daily)

Presiden Jokowi: Indonesia Beruntung Berhasil Amankan Akses Pasokan Vaksin

Selasa, 23 Februari 2021 | 17:40 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia termasuk salah satu negara yang beruntung di dunia karena berhasil mengamankan akses dan komitmen pasokan vaksin.

Diplomasi vaksin yang dijalankan Indonesia sudah dilakukan sejak awal pandemi dan  hasilnya Indonesia termasuk negara pertama di Asia Tenggara,  yang telah memulai vaksinasi sejak Januari 2021.

“Proses vaksinasi nasional terus bergulir sampai saat ini. Dan, saya berharap proses vaksinasi ini terus dan dapat rampung pada akhir tahun ini. Ini memang tantangan yang berat, namun kita akan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai target tersebut,” kata Presiden Jokowi saat berpidato secara daring pada International Conference on Tackling The Covid-19 Pandemic: Health, Economics, Diplomacy and Social Perspectives,  dari Istana Merdeka,  Jakarta, pada Selasa (23/2/2021).

Presiden Jokowi mengatakan, selain mengamankan vaksin untuk kebutuhan nasional, Indonesia  juga bergerak di tataran multilateral, berkontribusi melalui institusi-institusi internasional. Indonesia adalah salah satu co-chairs dari Covax AMC Engagement Group.  Dikatakan, sudah menjadi tekad Indonesia untuk mengamankan akses vaksin bagi kebutuhan nasional, namun selalu berupaya untuk berkontribusi bagi negara-negara lain, bagi dunia.

“Oleh karena itu, pentingnya kesetaraan akses terhadap vaksin bagi semua negara terus saya bawakan sampai di tingkat  Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, ketersediaan vaksin bukan berarti menyelesaikan masalah. Masyarakat, lanjutnya,  tetap harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan) dan terus melakukan testing, tracing, dan treatment.

Pemerintah juga mengedepankan strategi penanganan berskala mikro dengan melibatkan unit sosial komunitas yang paling bawah, yaitu RT dan RW. RT dan RW juga dilibatkan dalam penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak. “Dengan pola penanganan berskala mikro, saya meyakini kurva laju penambahan kasus baru akan dapat ditekan dan masyarakat juga mendapatkan pelayanan bantuan yang diperlukan,” kata Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, tahun 2021 adalah momentum untuk bangkit, tahun untuk menjawab berbagai peluang, tahun untuk bertransformasi menjadi kekuatan baru.

“Dunia harus terus memperkuat kerja sama untuk menyelesaikan permasalahan bersama dan bangkit bersama,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN