Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Depok. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

Simulasi pemberian vaksin Covid-19 di Depok. Foto ilustrasi: SP/Joanito De Saojoao

Presiden Jokowi Tegaskan Tekad Pemerintah Tangani Pandemi

Kamis, 21 Januari 2021 | 12:27 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan  bahwa bantuan sosial beserta sejumlah insentif lain yang ditujukan kepada masyarakat terdampak pandemi dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) masih akan terus bergulir pada tahun 2021.

Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya jangka pendek pemerintah dalam menghadapi masa pandemi Covid-19.

"Akan kita teruskan yang berkaitan dengan bantuan sosial untuk yang tidak mampu. Kemudian yang berkaitan dengan bantuan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah entah itu insentif pajak atau bantuan modal darurat," kata Presiden Jokowi dalam pidato secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Presiden Joko Widodo. Foto: IST
Presiden Joko Widodo. Foto: IST

Ia mengatakan, selain memberikan insentif kepada pelaku UMKM, pemerintah juga  memberikan perhatian bagi masyarakat terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) melalui  program Kartu Prakerja.

Semua program dan upaya itu dimaksudkan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu meringankan beban yang dirasakan oleh mereka yang terdampak pandemi saat ini.

Sementara itu, dari sisi penanganan kesehatan, Presiden Jokowi menyatakan  bahwa kedisiplinan menjalankan  protokol kesehatan masih menjadi strategi utama bagi penanganan pandemi yang juga menjadi upaya jangka pendek pemerintah.

“Bapak, Ibu CEO harus berbicara kepada karyawan-karyawannya. Gubernur, bupati, wali kota, camat, lurah, RT dan RW harus berbicara kepada rakyat kita betapa penting yang namanya disiplin terhadap protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, selalu cuci tangan," kata Presiden Jokowi.

Kedisiplinan, lanjutnya,  juga akan diikuti pemerintah pusat dan daerah dengan membenahi persoalan testing, tracing, dan treatment sebagai salah satu bagian dari upaya penanganan di bidang kesehatan.

Pemerintah juga telah memulai pelaksanaan program vaksinasi Covid-19 secara gratis yang pada tahap pertama ini memprioritaskan para tenaga kesehatan yang ada di seluruh Indonesia. Menurut Presiden Jokowi, Indonesia memiliki kekuatan besar dan pengalaman yang banyak melalui program-program serupa yang telah berjalan bertahun-tahun lamanya.

"Kita punya kekuatan: 30 ribu vaksinator, kurang lebih 10 ribu puskesmas, dan lebih dari 3 ribu rumah sakit yang bisa kita gerakkan. Kita memiliki puskesmas yang setiap tahunnya juga melakukan imunisasi kepada anak-anak kita," kata Presiden Jokowi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN