Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Kecewa Kasus Covid Meningkat Tajam di Jateng dan DKI Jakarta

Senin, 30 November 2020 | 10:38 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kekecewaannya  terhadap peningkatan kasus  kematian Covid-19 serta merosotnya tingkat penyembuhan wabah penyakit mematikan itu di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) dan DKI Jakarta.

Kepala Negara telah mengingatkan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan tajam kasus Covid-19 di  Jateng dan DKI Jakarta.

“Saya ingatkan bahwa ada dua provinsi yang perlu perhatian khusus karena peningkatan dalam minggu ini, dalam dua-tiga hari ini peningkatannya sangat drastis sekali yaitu, Jawa Tengah dan DKI Jakarta,” kata Presiden Jokowi pada rapat terbatas secara daring Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (30/11/2020).

Update data kasus Covid-19 di Indonesia per Minggu (29/11/2020). Sumber: Satgas Penanganan Covid-19
Update data kasus Covid-19 di Indonesia per Minggu (29/11/2020). Sumber: Satgas Penanganan Covid-19

Ia mengatakan,  diperlukan langkah ekstra untuk melihat secara tepat mengapa peningkatannya sangat drastis.

Berdasarkan data diterima Presiden Jokowi pada 29 November, kasus aktif di Indonesia  sekarang ini meningkat menjadi 13,41% meskipun angka ini lebih baik dari angka rata-data dunia.

“Tetapi hati-hati,  ini lebih tinggi dari rata-rata minggu yang lalu. Minggu  yang lalu masih 12,78% sekarang menjadi 13,41%,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Presiden Jokowi, terjadi penurunan tingkat kesembuhan, di mana pada minggu  yang lalu adalah sebesar 84,03%  dan sekarang menjadi 83,44%.

“Ini memburuk semuanya. Karena adanya kasus yang lebih meningkat lebih banyak dari minggu-minggu kemarin,” tegas dia.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus  meminta Mendagri Tito Karnavian untuk mengingatkan kepada para gubernur, bupati,  dan wali kota di seluruh Indonesia untuk betul-betul memegang penuh kendali  di wilayah masing-masing, khususnya yang berkaitan dengan masalah Covid dan ekonomi.

“Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya dan juga sudah saya sampaikan keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,” tegasnya.

Disebutkan juga , dalam setiap pengambilan kebijakan para gubernur, bupati, dan wali kota harus berdasarkan  pada angka-angka kasus aktif, angka kesembuhan, angka kematian, dan indikator-indikator ekonomi yang ada.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN