Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden: Lupakan Ego Sektoral

Novy Lumanauw, Selasa, 30 Juni 2020 | 10:05 WIB

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo kembali meminta penanganan pandemic Covid-19 tidak dilakukan datar tanpa ada kemajuan signifikan yang dapat dilihat oleh masyarakat.

“Rapat terbatas hari ini kita akan evaluasi percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19. Pada kesempatan yang baik ini, sekali lagi saya minta agar kita bekerja tidak linear,” kata Jokowi saat membuka rapat terbatas (ratas) tentang percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 di Istana Merdeka, Senin (29/6/2020).

Presiden meminta ada terobosan-terobosan baru yang bisa dilihat masyarakat yang dapat berdampak pada percepatan penanganan pandemi Covid-19.

Terobosan baru tersebut bisa saja dengan menambah personel dari pusat atau tenaga medis dari pemerintah pusat untuk provinsi- provinsi di luar DKI Jakarta yang masih menunjukkan tren penyebaran Covid tinggi Terobosan lainnya, lanjut Jokowi, adalah menambah peralatan-peralatan kesehatan dalam penanganan Covid-19. Kedua terobosan tersebut sangat penting untuk dikontrol di provinsi yang masih ada kasus positif corona.

Jokowi kembali menekankan hal itu karena ia melihat aksi percepatan penanganan pandemi Covid-19 beserta dampaknya yang dilakukan jajaran kementerian dan lembaga negara masih sangat datar dan belum ada pergerakan yang signifikan Presiden Jokowi juga mengajak kerja bersama seluruh pihak untuk mengefektifkan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Saat ini dibutuhkan penanganan dan pengendalian yang terintegrasi antara satu dengan lainnya, baik antarkementerian dan lembaga maupun pemerintah pusat dengan daerah

“Menurut saya yang paling penting adalah pengendalian yang terintegrasi, sehingga semua kerja kita ini bisa efektif,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengingatkan bahwa semua kementerian atau lembaga negara maupun pemerintah daerah harus melupakanego sektoral, baik itu ego kementerian, ego lembaga, maupun ego kedaerahan.

Ia tidak mau semua stakeholder pemerintahan berjalan sendiri-sendiri dalam percepatan penanganan Covid-19.“Tidak ada lagi ego sektoral, ego kementerian, ego lembaga, egokedaerahan. Apalagi jalan-jalan sendiri. Saya kira ini harus sudah kita hilangkan,” ujar Jokowi.

Jokowi menekankan pula pentingnya dukungan TNI/Polri dalam meningkatkan kedisiplinan di tengah-tengah masyarakat, terutama untuk area publik yang berisiko.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN