Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Optimistis Pilkada Serentak 2020 Berlangsung Demokratis

Rabu, 5 Agustus 2020 | 10:31 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis Pilkada serentak di 270 Provinsi/Kabupaten/Kota/ yang akan digelar pada 9 Desember mendatang dapat berlangsung secara demokratis, luber, jurdil, dan aman dari penyebaran Covid-19.

Untuk pertama kali, Pilkada serentak tahun ini diselenggarakan dalam situasi bangsa menghadapi krisis kesehatan dan ekonomi akibat merebaknya wabah Covid-19.

“Karena penyelenggaraan Pilkada ini diselenggarakan di tengah situasi pandemi, yang kita harapkan tetap berjalan secara demokratis, luber, dan jurdil. Tetapi yang paling aman adalah tetap aman Covid,” kata  Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/8/2020).

Ia mengatakan, Pilkada Serentak 2020 selain semakin berkualitas dan  aman Covid-19, juga tetap memprioritaskan aspek-aspek kesehatan, keselamatan petugas, peserta, dan pemilih.

“Penerapan protokol kesehatan harus betul-betul menjadi sebuah kebiasaan baru dalam setiap tahapan di Pilkada sehingga tidak nantinya menimbulkan cluster baru atau gelombang baru dari Covid yang kontraproduktif,” katanya.

KPU gelar simulasi pemungutan suara pilkada serentak 2020. Foto: SP/Joanito De Saojoao
KPU gelar simulasi pemungutan suara pilkada serentak 2020. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Menurut Presiden Jokowi, pada masa pandemi ini, terdapat sejumlah negara yang telah menyelenggarakan Pemilu, baik Pemilu lokal maupun Pemilu nasional, seperti Singapura, Jerman, Prancis, dan Korea Selatan.

“Dan, yang paling penting kita juga harus bisa meyakinkan pemilih bahwa KPU, juga pemerintah sangat concern  terhadap kesehatan dan keselamatan dari Covid, sehingga dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat akan memberikan rasa aman dan yang kita harapkan tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik,” katanya.

Menurut Presiden Jokowi Pilkada 2020  juga menjadi momentum yang baru untuk menampilkan cara-cara berpilkada dengan cara baru, inovasi baru dalam berdemokrasi di masa pandemi, baik dari sisi penyelenggara maupun sisi peserta.

“Saya sudah mendapatkan laporan dari Menteri Dalam Negeri mengenai kesiapan anggaran dan juga nanti saya  minta laporan mengenai antisipasi  kerawanan dan keamanan dalam Pilkada 2020 ini yang menyangkut kurang lebih 270 Pilkada, baik pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN