Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo meresmikan RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Presiden Joko Widodo meresmikan RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Presiden Resmikan RS Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran

Edo Rusyanto, Senin, 23 Maret 2020 | 13:28 WIB

JAKARTA, Investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan operasional Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020).

RS Darurat Covid-19 yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan kementerian/lembaga terkait dalam jangka waktu empat hari tersebut diharapkan dapat digunakan untuk merawat para pasien Covid-19 di Indonesia.

“Saya harap nanti sore Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran ini sudah bisa menerima pasien positif maupun suspect Covid-19 yakni yang mengidap gejala ringan dan menengah," ujar Presiden Joko Widodo dalam sambutannya, seperti dikutip dari siaran pers Kementerian PUPR, Senin (23/3/2020).

Dalam peresmian tersebut Presiden didampingi sejumlah Menteri meninjau beberapa fasilitas dan ruangan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 khususnya di tower 7 Wisma Atlet Kemayoran. Beberapa ruangan yang ditinjau antara lain ruang IGD, ruang ICU dan ruang rawat inap pasien Covid-19.

Berdasarkan prosedur penanganan Covid-19, sebelum memasuki rumah sakit, semua pasien dan pengunjung harus melalui ruang khusus penyemprotan desinfektan. Rumah sakit ini diperkirakan mampu menampung hingga 3.000 pasien lebih.

Menurut Presiden, pasien yang dirawat di RS Darurat ini adalah mereka dengan indikasi gejala menderita Covid-19 ringan dan menengah. Para pasien yang datang juga harus mendapat rujukan dari Rumah Sakit yang ditunjuk pemerintah guna menangani Covid-19.

Presiden juga mengatakan bahwa saat ini banyak negara-negara di dunia yakni sekitar180 negara kekurangan peralatan alat pelindung diri (APD), masker, dan hand sanitizer.

Terkait dengan kesiapan dan antisipasi yang dilakukan dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia, Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah pekan lalu telah menyiapkan sebanyak 105.000 set APD yang akan didistribusikan kepada masing – masing rumah sakit di sejumlah provinsi di Indonesia. Adapun rincian pembagian APD tersebut sejumlah 45.000 set untuk DKI Jakarta, Bogor dan Banten dan 40.000 set untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan DIY. Sementara itu 10.000 set akan didistribusikan ke seluruh Provinsi yang membutuhkan dan sisanya 10.000 set dipersiapkan untuk cadangan.

"Saat ini selain APD yang dibutuhkan rumah sakit dalam menangani Covid-19 ini adalah bantuan dukungan infrastruktur, tenaga medis, dan pengelolaan limbah," terangnya.

Presiden mengatakan bahwa Indonesia sebenarnya juga memiliki salah satu obat untuk melawan Covid-19 yang diproduksi di dalam negeri yakni Chloroquine. Chloroquine merupakan salah satu obat yang diproduksi oleh Kimia Farma.

Namun yang perlu diperhatikan adalah bahwa Chloroquine itu bukan merupakan obat first line namun second line dalam penanganan Covid-19.

"Saat ini memang belum ada obat dan anti virus guna melawan Covid-19 secara penuh. Namun beberapa negara sudah memakai Chloroquin untuk pengobatan virus Covid-19. Obat tersebut bukan obat bebas yang dapat dibeli sembarangan tapi harus dengan resep dokter. Saat ini jumlah stok obat tersebut di Indonesia saat ini ada 3 juta butir," kata Jokowi.

Presiden menambahkan, pemerintah juga telah mempersiapkan sebanyak 12 ton logistik kesehatan yang akan segera didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN