Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Joko Widodo. Sumber: BSTV

Joko Widodo. Sumber: BSTV

Presiden Tegaskan Tak Ada Kompromi bagi Intoleransi

Kamis, 8 April 2021 | 14:19 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah tidak akan berkompromi terhadap tindakan intoleran,  yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus menghidupkan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

"Toleransi adalah bagian yang sangat penting dalam moderasi beragama. Eksklusivitas dan ketertutupan jelas tidak sesuai dengan bhinneka tunggal ika," kata Presiden Jokowi  saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (8/4/2021).

Presiden Jokowi menyatakan, di saat semua elemen masyarakat bekerja keras untuk menangani pandemi,  tiba-tiba dikejutkan  aksi terorisme yang dilakukan pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Tindakan biadab itu  lahir dari cara pandang yang keliru yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama.

"Jelas, ini merupakan kejahatan besar terhadap kemanusiaan yang mengancam kerukunan kita dalam berbangsa dan bernegara," katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi secara khusus mengajak  Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga  berperan untuk menyemai nilai-nilai moderat dan menebarkan toleransi beragama di Indonesia.

"Saya meyakini PKB tidak kendor untuk terus menyemai nilai-nilai moderat, tawassuth, tawazun, terus menebarkan toleransi beragama, menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antar sesama sehingga radikalisme, terorisme, tidak ada lagi di negara yang kita cintai Indonesia," ucapnya.

Mukernas dan Munas Alim Ulama PKB  dibuka secara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan di Istana Negara dan diikuti secara virtual dari Hotel Kempinski, Jakarta.

Hadir mendampingi Presiden Jokowi,  di antaranya Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menko  Polhukam Mahfud MD.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN