Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Presiden Uji Coba Mobil Listrik

Antara, Jumat, 25 Mei 2012 | 19:09 WIB

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menguji coba mobil listrik e-Semar yang dikembangkan Universitas Gadjah Mada di halaman Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta, Jumat.

"Suaranya smooth (halus)," kata Presiden seusai menumpangi mobil tersebut.

Mobil listrik yang dijajal tersebut berpenumpang kurang lebih delapan orang. Saat menjajal mobil listrik tersebut, Presiden yang duduk di depan di samping sopir, didampingi beberapa menteri yang juga turut duduk menikmati jalannya mobil listrik tersebut.

Para menteri itu di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri pekerjaan Umum Joko Kirmanto dan Menteri Perindustrian MS Hidayat yang duduk di kursi penumpang belakang sopir.

Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng duduk di kursi paling belakang.

Mobil tersebut menggunakan listrik yang mampu bertahan sekitar enam jam sekali isi baterei, dengan kecepatan maksimal 40 km/jam. Mobil tersebut masih terus dikembangakan. Namun demikian kini telah digunakan oleh lingkungan UGM meski hanya tiga hari sekali.

Presiden Yudhoyono dalam konferensi pers seusai menjajal mobil tersebut mengatakan pengembangan mobil-mobil hemat bahan bakar dan ramah lingkungan telah menjadi program pemerintah.

Banyaknya animo para inovator mobil yang ramah lingkungan saat ini perlu didukung oleh pemerintah dan juga industri.

Pemerintah sebagai penyedia regulasi, menurut Presiden, akan memberikan dukungan agar mobil-mobil ramah lingkungan dan hemat bahan bakar dapat dikembangkan. Sedangkan industri diharapkan dapat menjadi katalis sehingga mobil dapat diproduksi secara massal.

Presiden menambahkan, pengembangan peta jalan tranportasi hemat energi dan ramah lingkungan terus disempurnakan. (tk/ant)

BAGIKAN