Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. SUmber: BSTV

Presiden Joko Widodo. SUmber: BSTV

Prihatin Kondisi di Tanah Air, Presiden Ajak Diskusi Tokoh Lintas Agama

Novy Lumanauw, Kamis, 26 September 2019 | 15:40 WIB

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada Kamis (26/9) mengundang para tokoh lintas agama ke Istana Merdeka, Jakarta untuk membicarakan  tentang kondisi terkini di Tanah Air.

Para tokoh lintas agama yang hadir di antaranya, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, Ketua PP Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman, Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, Ketua Umum Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) Arief Harsono, tokoh agama Hindu Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) Pendeta Henriette Lebang, dan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Budi Santoso Tanuwibowo.

“Jadi, kami semua menyampaikan keprihatinan kepada Pak Presiden terhadap situasi mutakhir. Ada berapa agenda yang kami diskusikan dan bahas,” kata Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (26/9).

Ia mengatakan, para tokoh lintas agama secara terbuka mengungkapkan keprihatinan terkait adanya gerakan demonstrasi mahasiswa di sejumlah daerah, kondisi di Papua, dan kebakaran hutan.

“Intinya, kami semua melihat bahwa gerakan mahasiswa adalah suatu gerakan moral. Mereka sebagai agent of change, agen perubahan. Yang kita harapkan adalah kemurnian dari gerakan ini dapat terus diperjuangkan. Meskipun, kami juga berharap agar gerakan mahasiswa ini betul-betul dapat dihindarkan dari adanya kelompok-kelompok kepentingan tertentu yang ingin menunggangi agenda tersebut,” kata Helmi.

Ia mengatakan, para tokoh lintas agama berharap pemerintah melanjutkan usaha untuk mengikis kesenjangan ekonomi di Papua melalui peningkatan ekonomi, pendidikan, dan kualitas sumber daya manusia (SDM).

“Intinya, kami para tokoh lintas agama bersama-sama mendoakan agar bangsa Indonesia tetap menjadi bangsa yang adil, makmur, aman, sejahtera, tetap beradab dengan nilai-nilai luhur bangsa yang kita miliki. Kita miliki apa yang disebut sebagai budaya sopan santun dan budaya saling menghormati,” kata Helmi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA